Warga Binaan Lapas Banyuwangi Tampilkan Seni Tari Hasil Pembinaan

- Redaktur

Senin, 25 Mei 2026 - 05:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi,Jejaring Indonesia – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi terus berkomitmen mengoptimalkan program pembinaan kepribadian bagi para warga binaan. Salah satunya ditunjukkan melalui penampilan memukau seni tari tradisional hasil pembinaan yang digelar di lapangan Griya Blambangan Lapas Banyuwangi, Sabtu (23/5) siang.

Menariknya, pertunjukan seni tari ini ditampilkan di sela-sela acara makan siang bersama seluruh warga binaan. Perpaduan harmonis antara gerak tari yang gemulai dan dentuman musik gamelan yang dimainkan langsung oleh warga binaan, sukses menuai apresiasi dan decak kagum dari ratusan penonton yang hadir.

Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, Solichin, bersama jajaran pejabat struktural. Penampilan tersebut sengaja disuguhkan bukan hanya sebagai sarana hiburan, melainkan sebagai wadah uji coba untuk menilai sejauh mana kematangan dan kesiapan mental para warga binaan dalam melakukan pertunjukan di depan publik.

“Kami ingin membentuk mental dan kepercayaan diri mereka. Jadi, jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk mengisi acara resmi atau pertunjukan di luar, mereka sudah benar-benar siap dan matang,” ujar Solichin.

Solichin menjelaskan bahwa program pembinaan seni tari ini memiliki dimensi yang luas. Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar bertujuan untuk membentuk karakter dan kedisiplinan warga binaan, tetapi juga menjadi benteng dalam menjaga kelestarian kebudayaan daerah. Kolaborasi dengan musik gamelan dinilai syarat akan nilai-nilai luhur budaya bangsa.

Di tengah gempuran era modernisasi saat ini, Solichin berharap agar nilai-nilai budaya dan kesenian tradisional tidak luntur begitu saja. Oleh karena itu, Lapas Banyuwangi mengambil peran aktif dengan memasukkan unsur kebudayaan ke dalam kurikulum pembinaan warga binaan.

“Lapas Banyuwangi memiliki tekad kuat untuk terus mengintegrasikan unsur budaya dalam setiap program pembinaan. Kami ingin saat mereka bebas nanti, mereka tidak hanya menjadi pribadi yang lebih baik, tetapi juga menjadi agen perubahan yang ikut melestarikan budaya bangsa,” pungkas Solichin.

Jurnalis : Boby Try
Editor : Dicky Prasetyo

Berita Terkait

ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang
Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:02 WIB

ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terbaru