Wisuda 398 Siswa Shirothul Fuqoha’, Gus Syam Ingatkan Lulusan Jaga Identitas Kesantrian
MALANG, JEJARING INDONESIA – Pembina Shirothul Fuqoha’, Syamsul Mu’in atau yang akrab disapa Gus Syam, mengingatkan para lulusan untuk selalu menjaga identitas kesantrian di manapun mereka berada. Pesan ini disampaikannya usai prosesi wisuda bersama siswa MTs, MA, dan SMK Shirothul Fuqoha’ di Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Sabtu (23/5/2026).
Dalam acara tersebut, sebanyak 398 siswa dari jenjang MTs, MA, dan SMK resmi dilepas. Selain prosesi pengukuhan kelulusan, lembaga pendidikan berbasis pesantren ini juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pelajar berprestasi.
Gus Syam menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Ia juga memberikan apresiasi tinggi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Malang terhadap dunia pendidikan Islam.“Kami berterima kasih atas apresiasi dan perhatian yang diberikan oleh Wakil Bupati Malang kepada lembaga pendidikan kami. Ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan karakter santri,” ujar Gus Syam.
Beliau menekankan agar para alumni tetap membawa nilai-nilai pesantren dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus baru maupun di tengah masyarakat umum.
“Kalau bisa tetap melanjutkan di pesantren. Kalaupun nanti berada di luar, almamater pesantren harus tetap dibawa lewat sikap dan perilaku sehari-hari,” tambahnya.Selain itu, Gus Syam juga menyoroti tantangan digital era sekarang. Ia meminta para lulusan bijak menyikapi perkembangan informasi di media sosial yang bergerak sangat cepat, serta mampu memilah informasi agar tidak terpengaruh dampak negatif.
Acara wisuda ini turut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib. Kehadirannya menjadi bentuk nyata dukungan dan apresiasi pemerintah daerah terhadap komitmen Shirothul Fuqoha’ dalam membangun generasi muda yang berkarakter melalui pendidikan berbasis keagamaan.
Jurnalis: Diky Prasetyo





