Tragis! Ibu Disabilitas Asal Gondanglegi Ditinggal Pergi Suami, Emas Puluhan Juta Diduga Dibawa Kabur untuk Nikah Siri

- Redaktur

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, JEJARING INDONESIA– Sebuah kisah memilukan datang dari Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Selasa (19/5/2026).

Seorang ibu rumah tangga penyandang disabilitas bernama RFD harus menelan pil pahit setelah suaminya, FT, diduga tega meninggalkannya dalam kondisi istri Siri mengandung dan membawa kabur perhiasan berharga milik keluarga.

RFD, yang mengalami kelumpuhan kaki akibat penyakit polio sejak usia dua tahun, kini harus berjuang membesarkan dua orang anak hasil pernikahannya dengan FT. Penderitaan RFD semakin bertambah ketika sang suami diduga melarikan perhiasan emas seberat 21 gram milik orang tua RFD.

Emas yang ditaksir bernilai kurang lebih Rp25 juta tersebut diduga kuat digelapkan oleh Fathur untuk modal menikah siri dengan wanita lain. Berdasarkan keterangan RFD saat ditemui awak media di kediamannya, wanita yang dinikahi siri oleh suaminya tersebut diketahui berinisial IN, seorang janda beranak tiga asal Desa Kemiri Kecamatan Kepanjen yang baru pulang dari luar negeri (Hongkong) mantan pacar sewaktu dulu dimasa muda FT.

Lebih menyedihkan lagi, istri siri FT saat ini juga dikabarkan tengah mengandung janin dari hubungan mereka. Kejadian ini menyisakan duka dan kesulitan ekonomi yang mendalam bagi RFD.

Dengan keterbatasan fisik yang dimilikinya, ia kini harus memutar otak untuk merawat dua buah hatinya seorang diri tanpa adanya nafkah dari suami. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak FT.

Kasus ini memicu keprihatinan warga setempat dan menuntut perhatian dari pihak berwenang, terutama terkait perlindungan hak-hak perempuan dan penyandang disabilitas dalam pernikahan siri ujarnya.

 

Jurnalis: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru