Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Pembangunan Dapur SPPG Jambangan Siap Serap Tenaga Kerja Lokal
MALANG, JEJARING INDONESIA – Pembangunan fasilitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Jambangan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, resmi rampung. Proyek ini didirikan untuk mendukung program pemerintah pusat, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi baru di tingkat desa.
Tingginya minat pelaku usaha dan yayasan dalam membangun SPPG dinilai memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan. Selain meningkatkan kualitas gizi masyarakat, program ini terbukti memberikan dampak luas terhadap perluasan lapangan kerja di daerah.
Perangkat Desa Jambangan, Sabar Santoso, menjelaskan bahwa inisiasi pembangunan dapur SPPG ini dipelopori oleh Hafid Aslap, seorang alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Gading, Kota Malang.
Hubungan emosional antarlulusan pesantren menjadi jembatan utama terealisasinya proyek ini di Desa Jambangan.
“Secara kebetulan, banyak warga Desa Jambangan yang tercatat sebagai alumni Ponpes Gading Kota Malang. Lewat jaringan alumni tersebut, Mas Hafid meminta bantuan untuk dicarikan lokasi strategis di Desa Jambangan. Kebetulan lahannya ada, dan kini pembangunan dapur SPPG sudah selesai serta siap dioperasikan,” ujar Sabar, Selasa (19/5/2026).
Sabar mengapresiasi komitmen manajemen SPPG yang memprioritaskan rekrutmen tenaga kerja dari warga sekitar.
Langkah ini dinilai efektif dalam menekan angka pengangguran dan menggerakkan ekosistem ekonomi lokal, khususnya bagi para penyedia bahan baku pangan di desa.
“Saat ini, sudah ada 35 orang warga Desa Jambangan yang resmi direkrut sebagai karyawan dapur SPPG,” tambah Sabar.
Lebih lanjut, dapur SPPG Desa Jambangan ini ditargetkan mampu menjangkau sekitar 1.400 penerima manfaat. Jaringan distribusi makanan bergizi ini akan menyasar kelompok rentan, mulai dari siswa PAUD, SD, SMP, anak dengan kondisi stunting, ibu hamil, hingga lansia.
“Kami berharap dapur SPPG di Desa Jambangan ini dapat memberikan manfaat terbaik untuk masyarakat luas, meningkatkan kualitas gizi, sekaligus terus konsisten menyerap tenaga kerja dari lingkungan sekitar,” pungkasnya.
Jurnalis: H. Mansyur Usman
Editor: Diky Prasetyo





