9 Dapur Satuan Pelayanan Gizi di Sumawe Malang Mulai Beroperasi, Sasar 18 Ribu Penerima Manfaat
MALANG, JEJARING INDONESIA – Badan Gizi Nasional (BGN) terus mempercepat pemenuhan gizi masyarakat melalui program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG). Di Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang, sebanyak 9 titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini telah beroperasi secara maksimal dari total target 16 titik yang direncanakan.
Kepala Koordinator Dapur SPPG Wilayah Kecamatan Sumawe, Ahmad Tri Mahfudin, menjelaskan bahwa selain 9 dapur yang sudah aktif, saat ini ada satu dapur lagi yang sedang dalam proses persiapan untuk mulai berjalan.”Untuk jumlah dapur sudah dianggap cukup, hanya pemerataan yang masih belum,” ujar pria yang akrab disapa Tri tersebut, Sabtu (23/5/2026).
Program yang menjadi inisiatif prioritas nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ini diperkirakan akan menjangkau sekitar 18.000 penerima manfaat di wilayah Sumawe. Angka tersebut merupakan estimasi awal yang baru mencakup anak-anak sekolah.Target penerima dipastikan akan bertambah karena jumlah tersebut belum melingkupi kelompok rentan lainnya, seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta anak-anak non-PAUD.”Untuk data rielnya belum bisa kami prediksi. Itu baru perkiraan jika dari 16 titik dapur SPPG nanti semuanya beroperasi,” tambah Tri.
Mengenai jadwal resmi pengoperasian serentak di seluruh 15 desa yang ada di wilayah Sumawe, pihak koordinator belum bisa memberikan kepastian tanggal. Hal ini disebabkan karena beberapa unit dapur SPPG penunjang lainnya masih dalam tahap pembangunan fisik.
Hingga saat ini, beberapa dapur SPPG yang telah resmi beroperasi melayani masyarakat di Kecamatan Sumawe meliputi: SPPG Sumbermanjing Wetan (Dusun Tlogosari)SPPG Argotirto SPPG HarjokuncaranSPPG KlepuSPPG Ringinsari Sementara itu, untuk SPPG Kedungbanteng dilaporkan akan segera menyusul dalam waktu dekat. Melalui program strategis MBG ini, pemerintah berharap dapat mengatasi masalah malanutrisi secara masif, menekan angka stunting secara signifikan, dan memastikan kebutuhan gizi harian masyarakat terpenuhi dengan baik.
Jurnalis: H. Mansyur
Editor: Diky Prasetyo





