Polisi Selidiki Kasus Pria Gantung Diri di Malang, Ini Dugaan Penyebabnya

- Redaktur

Kamis, 9 April 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, JEJARING INDONESIA – Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di dalam rumahnya di Desa Kemulan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Korban diketahui berinisial H (31), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Kamis (9/4/2026). Korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi yang datang ke rumahnya setelah tidak bisa dihubungi sejak dini hari.

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengatakan korban ditemukan dalam kondisi tergantung di bagian belakang rumah.

“Korban pertama kali ditemukan oleh saksi yang datang ke rumah karena sebelumnya tidak bisa menghubungi korban. Saat dicek ke dalam rumah, korban ditemukan dalam kondisi sudah tergantung di bagian belakang,” ujar AKP Bambang, Kamis (9/4/2026).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban diduga telah meninggal dunia beberapa jam sebelum ditemukan. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 12 jam sebelum ditemukan,” jelasnya.

Polisi juga memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hal ini menguatkan dugaan bahwa peristiwa tersebut merupakan murni gantung diri.

“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari hasil olah TKP, kejadian ini mengarah pada tindakan bunuh diri,” imbuh AKP Bambang.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan pihak keluarga, korban diketahui memiliki permasalahan pribadi, termasuk faktor ekonomi dan keluarga.

“Dari keterangan saksi dan keluarga, korban diduga mengalami tekanan akibat masalah ekonomi serta persoalan keluarga yang dihadapinya,” terangnya.

Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

“Pihak keluarga telah membuat pernyataan menolak visum dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” pungkas AKP Bambang.

*Disclaimer:*
Berita ini disajikan untuk kepentingan informasi publik dan tidak dimaksudkan untuk mengajak, menginspirasi, atau membenarkan tindakan bunuh diri. Jika Anda atau orang terdekat mengalami tekanan berat, segera cari bantuan profesional atau hubungi layanan kesehatan terdekat. Anda tidak sendiri.

 

 

Jurnalis: Hafid/Diky

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru