Tari Kuntulan Larawangi Diklaim Sepihak, IGRA Banyuwangi Siap Tempuh Jalur Hukum

- Redaktur

Selasa, 1 September 2026 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com — Tari Kuntulan Larawangi, karya seni milik Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Banyuwangi, diduga diklaim secara sepihak oleh oknum tak bertanggung jawab. Menanggapi hal itu, IGRA Banyuwangi menyatakan siap membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

Dugaan pencatutan bermula saat gelaran upacara penurunan bendera Merah Putih memperingati HUT ke-81 RI yang berlangsung di RTH Kalipuro, Banyuwangi, pada Minggu, 17 Agustus 2026. Momen tersebut kemudian diunggah ke kanal YouTube Desa Ketapang Banyuwangi dengan judul ‘Upacara Penurunan Bendera Merah Putih 17 Agustus 2025 HUT Ke-81 Kecamatan Kalipuro’.

Kekecewaan muncul saat memasuki menit ke-53.40 dalam video tersebut. Pembawa acara menyebut nama penata koreo tarian tersebut adalah Ibu Rita Monica Sari, guru SMPN 1 Kalipuro. Penyebutan itu dinilai mengesampingkan kepemilikan sah atas hak cipta karya tarian milik IGRA Banyuwangi.

Ketua PD IGRA Banyuwangi Hj. Ro’atul Marfu’ah, S.Pd. membeberkan kronologi. Sekitar H-4 sebelum acara, panitia datang meminta izin secara baik-baik kepada IGRA Banyuwangi agar Tari Kuntulan Larawangi beserta prolognya dapat ditampilkan.

“Kami mengizinkannya dengan tangan terbuka,” ujar Ro’atul.

Namun pada hari H, nama yang disebut MC di hadapan khalayak umum bukan IGRA Banyuwangi, melainkan nama orang lain.

Para pengurus IGRA Banyuwangi menegaskan memiliki Surat Pencatatan Penciptaan HAKI dari Kemenkumham RI sebagai bukti kepemilikan sah atas Tari Kuntulan Larawangi.

Hingga berita ini ditayangkan, IGRA Banyuwangi masih mengkaji langkah hukum lanjutan terkait dugaan pelanggaran hak cipta tersebut.
Banyuwangi, Selasa 1 September 2026.

 

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Kondisi Arus Lalu Lintas Menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Masih Lancar
Forum RKB Bahas Tantangan Lapas Banyuwangi: Overkapasitas hingga Dominasi Kasus Narkotika
AirNav Bantu Turbin Listrik untuk Warga Kampung Seling Banyuwangi
ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang
Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:34 WIB

Kondisi Arus Lalu Lintas Menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Masih Lancar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:20 WIB

Forum RKB Bahas Tantangan Lapas Banyuwangi: Overkapasitas hingga Dominasi Kasus Narkotika

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:10 WIB

AirNav Bantu Turbin Listrik untuk Warga Kampung Seling Banyuwangi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:02 WIB

ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Berita Terbaru