Anggota DPR Cecar Kalapas Cibinong Soal Hunian Mewah: Jangan Bohongi Rakyat!

- Redaktur

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,Jejaringindonesia.com – Anggota Komisi XIII DPR RI, Yanuar Arif Wibowo, mencecar Kepala Lapas (Kalapas) Cibinong soal temuan hunian mewah di lingkungan lapas yang diduga tidak sesuai peruntukannya.

Dalam rapat yang digelar bersama Ombudsman RI, Yanuar menyoroti adanya perbedaan kondisi di lapangan saat Menteri datang dengan temuan Ombudsman pada 25 September 2026.

“Melihat peristiwa kemarin Pak Menteri datang ke sana dengan situasi yang berbeda, Anda bukan cuma bohongin Pak Menteri, Anda bohongin seluruh rakyat Indonesia,” tegas Yanuar dalam rapat yang videonya dikutip dari TVR Parlemen, Senin (28/9/2026).

Yanuar mempertanyakan siapa yang memerintahkan pemindahan barang-barang mewah, seperti AC, foto-foto di meja, dan perabotan lainnya yang sebelumnya terekam dalam dokumentasi Ombudsman RI.

“AC tidak adanya lagi, foto yang ada di meja dan seterusnya itu siapa yang memerintahkan memindahkan itu Pak Wisnu?” tanya Yanuar.

Kalapas Cibinong yang diketahui bernama Wisnu pun mengakui bahwa dirinya yang memerintahkan pemindahan tersebut dengan alasan barang-barang itu bukan milik negara.

“Siap mohon izin Bapak yang memerintahkan adalah saya. Karena barang-barang tersebut bukan barang milik negara,” jawab Kalapas.

Yanuar pun kembali mencecar siapa yang memasukkan barang-barang tersebut ke rumah dinas lapas. Kalapas menyebut penanggung jawabnya adalah Kepala Seksi Kamtib.

“Anda menjadi Kalapas dalam catatan saya ini tiga tahun, bulan Oktober besok. Artinya Anda tahu barang-barang itu masuk yang bukan pada tempatnya? Kenapa baru kemarin setelah Ombudsman datang ke sana?” cecar Yanuar.

Kalapas berdalih pihaknya tidak pernah melakukan silaturahmi atau masuk ke rumah anggota.

“Bapak jangan bohong lah. Ini disaksikan oleh semua publik Pak,” jawab Yanuar dengan nada tegas.

Video temuan Ombudsman RI tersebut memperlihatkan kondisi hunian yang tampak mewah, lengkap dengan perabotan modern, kulkas, hingga kamar mandi yang tidak mencerminkan hunian dinas lapas pada umumnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait temuan tersebut pada Senin 28 September 2026. (**)

 

Penulis: Boby Try Setya

Editor: Hafid

Sumber: Dokumentasi Ombudsman RI

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru