Pencemaran Aliran Sungai Kalimati Dekat Situs Sejarah Setinggil Muncar Memprihatinkan

- Redaktur

Sabtu, 26 September 2026 - 05:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com – Tumpukan sampah di aliran Kalimati dekat Situs Setinggil, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, akhirnya dibersihkan melalui kerja bakti pada sabtu pagi, 26 September 2026.

Dalam kegiatan itu, petugas gabungan bersama warga mengangkut 1.023,40 kilogram sampah dari aliran sungai yang selama ini dipenuhi limbah rumah tangga dan saluran drainase warga.

Pembersihan berlangsung sekitar pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Sampah yang menumpuk di jalur aliran tanpa hulu itu diduga berasal dari permukiman di sekitar lokasi dan kebiasaan membuang sampah sembarangan ke saluran air. Kondisi tersebut membuat aliran Kalimati kembali menjadi sorotan karena lokasinya berdekatan dengan situs bersejarah Setinggil.

Camat Muncar, Ahmad Kholid Askandar, mengatakan kegiatan bersih-bersih melibatkan Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) Muncar bersama warga sekitar. Ia menyebut jumlah sampah yang terangkat mencapai lebih dari satu ton dari sepanjang aliran yang menjadi titik penumpukan.

Kalimati di kawasan ini memang berbeda dari sungai pada umumnya karena tidak memiliki hulu. Warga menyebut aliran itu berasal dari tampungan pembuangan rumah-rumah warga dan saluran drainase di sekitar wilayah tersebut. Kondisi itu membuat sampah mudah berkumpul dan menutup aliran air.

Persoalan sampah di Kecamatan Muncar masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Selain pembersihan berkala, masalah utama tetap berada pada kebiasaan membuang sampah ke sungai dan saluran air. Aparat kecamatan bersama masyarakat kini diminta menjaga kebersihan lingkungan agar penumpukan serupa tidak terus berulang.

Jurnalis: Boby Try Setya
Editor: Hafid 

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru