Presisi Slogan, Centang Dua Dilapangan: Terbukti Banyak Oknum yang Telah Lupa Diri

- Redaktur

Jumat, 25 September 2026 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com – Ada fenomena menarik yang saya alami sebagai wartawan di Banyuwangi dalam berkomunikasi dengan beberapa oknum Aparat Penegak Hukum (APH).

Dulu, saat masih menjabat sebagai Kapolsek dan Kanit Reskrim di salah satu Polsek jajaran Polresta Banyuwangi, dua oknum ini dikenal sangat baik, ramah, dan fast respon. Setiap saya hubungi via WhatsApp untuk konfirmasi berita, detik itu juga dibalas. Bahkan tengah malam pun masih sempat membalas. Luar biasa pelayanannya saat itu.

Namun pemandangan itu berubah 180 derajat setelah keduanya pindah tugas ke Mapolresta Banyuwangi.

Kini, nomor WhatsApp yang dulu aktif itu seolah berubah menjadi hiasan. Chat dari saya hanya centang dua, telepon tidak diangkat, dan konfirmasi berita yang seharusnya menjadi hak publik seakan diabaikan. Padahal jabatan di Mapolresta notabene lebih strategis dan seharusnya lebih terbuka dengan informasi.

Ada apa? Apakah kesibukan di Mapolresta memang sepadat itu hingga tidak ada waktu 10 detik untuk membalas pesan wartawan? Atau memang ada pepatah baru: Jabatan naik, keramahan turun?

Padahal, di era Polri Presisi yang digaungkan Kapolri, kecepatan respon dan keterbukaan informasi adalah kunci membangun kepercayaan publik. Jika saat di Polsek saja bisa fast respon, seharusnya saat di Mapolresta bisa lebih profesional, bukan malah terkesan anti kritik dan alergi wartawan.

Saya menulis ini bukan untuk menuduh, hanya mengingatkan sebagai mitra Polri. Jangan sampai masyarakat menilai baiknya oknum hanya saat butuh pencitraan di Polsek, setelah duduk empuk di Mapolresta, pintu komunikasi langsung tertutup rapat.

Karena bagi saya, pejabat yang baik itu konsisten. Bukan baik pas masih di bawah, lalu lupa saat sudah di atas.

Penulis: Boby Tri Setya

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru