Pembatasan Ketinggian Portal 4 Meter di Rel Layang Ketapang Hambat Lintas Truk Besar

- Redaktur

Rabu, 23 September 2026 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Portal pembatas setinggi 4 meter dipasang kembali di Jalur Lingkar Desa Ketapang, Banyuwangi, membatasi truk bertonase besar melintas. (Foto: Boby/JI)

 

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com – Jalur alternatif di bawah rel layang kereta api di Jalan Lingkar Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi kembali dibatasi dengan portal setinggi maksimal 4 meter pada Rabu, 23/9/2026.

Pembatas tersebut membuat truk berukuran besar tidak bisa melintas, sementara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi kini menyiapkan solusi agar jalur pengurai kemacetan menuju Pelabuhan Ketapang tetap berfungsi.

Portal jerakah besi itu dipasang di bawah lintasan rel layang yang melintas di ruas jalan kabupaten. Langkah ini diambil, guna mencegah kendaraan overdimensi menabrak struktur rel dan menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

Akibat pembatasan tersebut, armada truk jumbo yang tingginya melebihi 4 meter harus mencari jalur lain.

Kondisi ini dikhawatirkan menambah beban lalu lintas di jalur utama Banyuwangi Utara, terutama saat antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang kembali padat.

Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi I Komang Sudira menyebut pemasangan portal dilakukan PT KAI.

“Sebelumnya, pembatas itu sempat dilepas sehingga kendaraan bertinggi besar bisa melintas, namun kini dipasang kembali,” terangnya.

Menurut Komang, pemkab sedang membahas solusi teknis bersama pihak terkait. Salah satu opsi yang dikaji adalah menurunkan badan jalan di bawah kolong lintasan rel agar ruang bebas vertikal bertambah dan kendaraan di atas 4 meter bisa kembali lewat.

Sementara itu, Camat Kalipuro M. Nuril Falah menuturkan opsi penurunan badan jalan sudah dibahas bersama General Manager ASDP Ketapang. Pemkab berharap pengerjaan fisik dapat dibiayai ASDP agar pelaksanaan di lapangan lebih cepat.

Jika dukungan dari ASDP tidak memungkinkan, pemerintah daerah menyiapkan alternatif lain dengan berkoordinasi ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk kemungkinan pemanfaatan dana taktis provinsi.

Jalur Lingkar Desa Ketapang sendiri menjadi akses penting untuk membagi arus kendaraan saat kawasan pelabuhan mengalami kepadatan.

 

Jurnalis: Boby Tri Setya

Editor: Hafid

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru