Banyuwangi,Jejaringindonesia.com – Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi menggagas kegiatan Blue Heritage Rowobayu sebagai upaya menghidupkan kembali seluruh potensi yang ada di Desa Bayu, Kecamatan Songgon.
Gagasan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor (Intersectoral Technical Meeting) yang digelar di Kantor Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Senin 21 September 2026, pukul 10.00 WIB hingga 12.20 WIB.
Rapat koordinasi dihadiri Kadis Perikanan Kabupaten Banyuwangi Suryono Bintang Samudra, S.P., M.Si., Sekcam Songgon Khoiri, S.Sos., M.Si., Kapolsek Songgon AKP Pudji Wahyono, S.H., Kepala Desa Bayu Ir. Yulia Herlina beserta perangkat desa, komunitas dari 12M Manajemen, Onenada Music School, Tim Poliwangi, pelaku kesenian Desa Bayu, Tim Bala Nusantara, dan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Desa Bayu.
Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Kabupaten Banyuwangi Suryono Bintang Samudra, S.P., M.Si. menjelaskan, Blue Heritage Rowobayu bertujuan untuk menggabungkan aspek sejarah, budaya lokal, konservasi perikanan, dan pariwisata alam berbasis pemberdayaan masyarakat.
“Dinas Perikanan ingin mempertemukan aspek sejarah dan budaya, serta menggabungkan wisata alam dengan pelestarian ikan melalui program berjudul Blue Heritage Rowobayu,” jelasnya.
Ia menambahkan, Dinas Perikanan telah mengembalikan tradisi petik laut sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang diselaraskan dengan ajaran agama, dengan tujuan menarik wisatawan tanpa melanggar aturan yang berlaku. Program tersebut diharapkan dapat menjadi potensi wisata baru di Kabupaten Banyuwangi.
Sementara, Sekcam Songgon Khoiri, S.Sos., M.Si. menyambut baik inovasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan inovasi strategis hasil kolaborasi antara pemerintah desa, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat yang diharapkan mampu mendorong kemajuan pariwisata dan meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM setempat.
Lalu, Kapolsek Songgon AKP Pudji Wahyono, S.H. menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan positif tersebut. Desa Bayu dikenal sebagai salah satu destinasi spiritual dan bersejarah yang disakralkan di wilayah Kecamatan Songgon, sehingga perlu dirawat potensinya secara berkelanjutan.
Kepala Desa Bayu Ir. Yulia Herlina juga menyampaikan terima kasih atas kepedulian berbagai pihak terhadap kemajuan Desa Bayu serta apresiasi atas dukungan kelompok yang telah memperjuangkan dana CSR dari Pertamina untuk membangun dan menjaga potensi desa.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal dalam menggabungkan berbagai potensi lokal Desa Bayu yang masih asri, terutama pesona air terjun dan situs sejarahnya, untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan. Selama kegiatan berlangsung, situasi aman, lancar, dan terkendali.
Jurnalis: Boby
Editor: Hafid












