Kemacetan Pelabuhan Ketapang Pukul Pariwisata, Omzet Wisata Bahari Rugi Puluhan Juta

- Redaktur

Senin, 14 September 2026 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com — Kemacetan parah di kawasan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, mulai berdampak ke sektor pariwisata hingga wilayah utara. Sejumlah pelaku wisata di Pantai Grand Watudodol (GWD) mengaku kehilangan omzet hingga puluhan juta rupiah.

Kemacetan dengan ekor antrean hingga Kecamatan Wongsorejo itu membuat wisatawan kesulitan memperkirakan waktu tempuh menuju Pantai GWD. Akibatnya, sejumlah perjalanan wisata ke Pulau Tabuhan dan Pulau Menjangan dibatalkan, baik rombongan maupun private trip.

Sandi, pengelola Kapal Wisata Pesona Bahari rute Pantai GWD–Pulau Tabuhan–Pulau Menjangan, mengatakan pembatalan terjadi cukup banyak dalam beberapa waktu terakhir.

“Rugi banyak, sampai puluhan juta. Wisatawan yang membatalkan perjalanan wisatanya ada yang grup dan private,” ungkap Sandi kepada wartawan, Senin 14 September 2026.

Menurut Sandi, wisatawan umumnya tidak hanya mengunjungi satu destinasi saat berlibur di Banyuwangi. Kepastian waktu perjalanan menjadi pertimbangan penting sebelum mereka menggunakan jasa kapal wisata.

Ketika akses menuju Pantai GWD tersendat akibat antrean kendaraan dari kawasan Pelabuhan Ketapang, wisatawan memilih membatalkan atau mengalihkan agenda perjalanan mereka.

Jurnalis: Boby
Editor: Diky Prasetyo
Sumber: Sandi – Pengelola Kapal Wisata Pesona Bahari

Berita Terkait

Forum RKB Bahas Tantangan Lapas Banyuwangi: Overkapasitas hingga Dominasi Kasus Narkotika
AirNav Bantu Turbin Listrik untuk Warga Kampung Seling Banyuwangi
ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang
Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:20 WIB

Forum RKB Bahas Tantangan Lapas Banyuwangi: Overkapasitas hingga Dominasi Kasus Narkotika

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:10 WIB

AirNav Bantu Turbin Listrik untuk Warga Kampung Seling Banyuwangi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:02 WIB

ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari

Berita Terbaru