Identitas Nelayan Bali yang Hilang Terungkap, Jenazah Dievakuasi Melalui Pelabuhan Boom

- Redaktur

Minggu, 13 September 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com — Teka-teki hilangnya nelayan asal Bali akibat kecelakaan laut di Perairan Pulukan, Jembrana akhirnya terjawab. Sesosok jenazah yang diduga kuat merupakan korban laka laut tersebut ditemukan mengambang di Perairan Sengrong, kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Sabtu, 12 September 2026.

Penemuan ini langsung direspons cepat oleh tim SAR gabungan. Sejak Jumat, 11 September 2026, petugas dari unsur Polri, TNI, Basarnas, hingga kru Kapal Todak 01 Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jatim telah bersiaga di Pelabuhan Muncar. Hal itu dilakukan karena arus laut diperkirakan membawa korban ke perairan Banyuwangi.

Begitu mendapat laporan dari nelayan setempat, tim langsung bergerak mengevakuasi jenazah dan membawanya ke RSUD Blambangan melalui Pelabuhan Boom untuk proses identifikasi.

Kanit Polairud Muncar Aipda I Wayan Wedhana membenarkan penemuan tersebut.

Berdasarkan kronologi kejadian pada Kamis, 10 September 2026, sebuah sampan fiber bernama “Rahayu” dihantam kayu mengapung di tengah laut hingga tenggelam. Dua dari tiga penumpang berhasil selamat, sementara satu nelayan bernama I Gusti Putu Sugiarta, 38 tahun, warga Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, dinyatakan hilang.

“Diduga kuat jenazah tersebut adalah korban yang hilang di Bali. Untuk memastikannya secara medis, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Blambangan guna pemeriksaan lebih lanjut,” terang Aipda I Wayan Wedhana.
Banyuwangi, Minggu 13 September 2026.

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo
Sumber: Satpolairud Polres Banyuwangi

Berita Terkait

ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang
Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:02 WIB

ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terbaru