Banyuwangi, Jejaringindonesia.com – Tim SAR Gabungan melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang pemanah ikan yang dilaporkan terseret ombak dan tenggelam di kawasan Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.
Operasi pencarian pada hari pertama dilaksanakan sejak siang hingga sore hari dengan melibatkan berbagai unsur SAR pada Rabu 15 Juli 2026.
Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi tiba di lokasi kejadian pada pukul 13:15 WIB. Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR yang telah berada di lapangan untuk menyusun rencana pencarian sesuai kondisi di lokasi kejadian.
Upaya pencarian dilakukan dengan memanfaatkan Drone Thermal untuk pemantauan dari udara serta penyisiran darat di sepanjang bibir pantai dan area yang diperkirakan menjadi lokasi korban terseret arus.
Seluruh proses pencarian dilaksanakan secara terpadu dengan memperhatikan aspek keselamatan personel mengingat kondisi gelombang yang cukup tinggi.
Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Muhammad Jafar Sodiq (35), warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi.
Hingga berakhirnya operasi hari pertama, korban masih dinyatakan dalam pencarian.
Pada pukul 17:00 WIB, Tim SAR Gabungan melaksanakan evaluasi (debriefing) terhadap hasil operasi.
Berdasarkan hasil pencarian sepanjang hari, korban belum berhasil ditemukan alias nihil. Operasi SAR kemudian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Kamis, 16 Juli 2026 pukul 07:00 WIB.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi bersama unsur BPBD Kabupaten Banyuwangi, Polsek Pesanggaran, Koramil Pesanggaran, Banyuwangi SAR Independent, Life Guard Pulau Merah, Damkar Kabupaten Banyuwangi, Barak Rescue, RAPI, serta masyarakat setempat.
Dalam operasi ini, Basarnas Banyuwangi mengerahkan satu unit Rescue Car Type II, satu set perahu karet beserta mesin tempel, peralatan water rescue, peralatan medis lengkap, perangkat komunikasi, serta satu unit Drone Thermal.
Selain itu, potensi SAR turut mendukung dengan penggunaan speed boat nelayan untuk membantu pemantauan di sekitar lokasi.
Kondisi cuaca selama pelaksanaan operasi terpantau cerah dengan kecepatan angin sekitar 8,4 km/jam dari arah timur laut. Namun, tinggi gelombang berkisar antara 1,5 hingga 2 meter menjadi salah satu kendala yang memengaruhi efektivitas pencarian di perairan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menyampaikan bahwa seluruh unsur SAR akan melanjutkan upaya pencarian secara maksimal pada hari berikutnya dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan karakteristik perairan.
“Kami bersama seluruh unsur SAR gabungan akan terus mengoptimalkan pencarian dengan mengedepankan keselamatan personel di lapangan. Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya para pemancing dan wisatawan, agar selalu memperhatikan kondisi gelombang serta mematuhi imbauan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai. Semoga korban dapat segera ditemukan,” ujar I Made Oka Astawa.
Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo












