Jaga Surplus Pangan, Kapolda Jatim dan Bupati Ipuk Kembali Panen Raya Jagung di Banyuwangi

- Redaktur

Sabtu, 12 September 2026 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi, Jejaringindonesia.com – Komitmen menjaga ketahanan dan ketersediaan pangan terus diperkuat di Banyuwangi. Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto bersama Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jatim Arum Sabil kembali melakukan panen raya jagung di Banyuwangi.

Panen raya kuartal III tersebut berlangsung di lahan seluas 20 hektare di kawasan Green Farm, Pusat Pelatihan Pertanian Terpadu, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, Jumat (11/9/2026).

Kapolda Jatim mengapresiasi konsistensi Banyuwangi dalam menjaga surplus pangan, sekaligus dukungan Pemkab Banyuwangi terhadap sektor pertanian.

“Ini kali kedua saya panen jagung di Banyuwangi. Alhamdulillah Bupati Banyuwangi sangat support sekali,” ujar Nanang.

Menurutnya, kawasan Green Farm memiliki potensi yang lebih luas dibanding sekadar lahan pertanian. Kawasan tersebut juga menjadi ruang riset dan pengembangan berbagai varietas tanaman unggulan.

“Dimulai dari sini, kita bisa tahu Banyuwangi ini punya tempat yang spesifik. Punya pesisir, punya lembah, punya gunung untuk jenis-jenis tanaman unggulan,” tuturnya.

Ia berharap hasil riset dan pengelolaan pertanian yang dilakukan secara presisi di Green Farm dapat dikembangkan dan diterapkan secara lebih luas di berbagai daerah di Indonesia.

“Tinggal kita bagaimana menunjukkan keunggulan-keunggulan yang lebih baik. Karena dari yang baik ini pasti ada yang lebih baik, akhirnya muncul yang terbaik. Nah, di sinilah harus kita wujudkan,” tegasnya.

Nanang mengatakan, penguatan sektor pertanian menjadi bagian penting dalam menjawab kebutuhan pangan nasional yang terus meningkat. Hal tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Bupati Ipuk mengatakan pemkab terus mendorong produktivitas sektor pertanian sekaligus memastikan ketersediaan pangan daerah.

Banyuwangi selama ini mencatatkan surplus produksi jagung. Pada 2025, produksi jagung Banyuwangi mencapai 250.596 ton, meningkat sekitar 19 persen dibanding tahun sebelumnya.

Dengan kebutuhan jagung daerah sekitar 69.842 ton, Banyuwangi memiliki surplus yang cukup besar. Pada 2024, surplus produksi jagung Banyuwangi tercatat mencapai 180.754 ton.

Memasuki Januari hingga September 2026, produksi jagung Banyuwangi telah mencapai 99.140 ton dari total luas panen 14.742 hektare.

“Alhamdulillah Banyuwangi selalu surplus. Terima kasih Bapak Kapolda, kepolisian, petani, dan seluruh pemangku kepentingan. Semoga ikhtiar bersama ini membawa berkah untuk kita semua,” kata Ipuk.

Arum Sabil menjelaskan, jagung yang dipanen merupakan jenis hibrida yang ditanam sejak Mei lalu.

Selain menghasilkan panen, kawasan Green Farm juga menjadi tempat lahirnya inovasi benih jagung baru bernama Kolaborasi Inovasi Polri (KIP).

“Ini berkat sinergi Polda Jatim, Pemprov Jatim, Kwarda Pramuka Jatim, HKTI Jatim, dan Pemkab Banyuwangi,” tutur Arum Sabil yang juga Ketua Kwarda Pramuka Jatim.

Kolaborasi tersebut diharapkan terus berkembang, tidak hanya untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Banyuwangi, tetapi juga mendukung penguatan ketahanan pangan di Jawa Timur dan nasional.

Jurnalis: Boby
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru