MALANG, Jejaringindonesia.com – Sebuah home industri tusuk sate di Dusun Madyorenggo, Desa Talok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang dilalap si jago merah pada Kamis malam (10/9/2026). Kebakaran diduga akibat korsleting listrik pada oven pengering tusuk sate.
Laporan kebakaran diterima Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang sekitar pukul 19.58 WIB. Petugas langsung bergerak ke lokasi dan tiba sekitar pukul 21.10 WIB.
Kepala Bidang Penanggulangan dan Penyelamatan (PPK) Damkar Kabupaten Malang, Win Haliem, S.T., M.T. mengatakan, api pertama kali diketahui oleh salah seorang pekerja bernama Johan sekitar pukul 20.00 WIB.
“Terjadi konsleting listrik pada oven tempat mengeringkan tusuk sate, kemudian timbul percikan api yang membesar dan menjalar ke bahan baku tusuk sate,” ujar Win Haliem.
Besarnya kobaran api membuat petugas harus melakukan pemadaman secara intensif. Setelah berjibaku selama beberapa jam, api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.30 WIB.
Dalam penanganan ini, Damkar Kabupaten Malang menerjunkan Regu 2 dengan 4 unit kendaraan: U07, U10, U4, dan U8, serta 11 personel.
Proses pemadaman juga mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Talok, Kecamatan Turen, Babinsa, Kepolisian, Kasi Trantib, PMI, Relawan Redcar, 1 unit Damkar Pindad, dan warga sekitar.
Home industri milik Sentot, 66, yang berada di Jalan Sumber RT 02/RW 04, Desa Talok dengan luas sekitar 420 meter persegi tersebut mengalami kerusakan pada bagian oven dan bangunan akibat kobaran api.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Namun kerugian material ditaksir mencapai Rp400 juta.
Setelah api dinyatakan padam, petugas melakukan pendinginan dan pengecekan di lokasi. Seluruh unit baru kembali ke Mako sekitar pukul 02.00 WIB.
Jurnalis: Iwan Said
Editor: Diky Pras












