5 Hektar Lahan Tebu di Perbatasan Karangduren-Kendalpayak Terbakar, Diduga Akibat Puntung Rokok

- Redaktur

Kamis, 10 September 2026 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, Jejaringindonesia.com – Sekitar 5 hektar lahan tebu di perbatasan Desa Karangduren dan Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang terbakar hebat pada Kamis siang (10/9/2026). Kebakaran diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan.

Kencangnya hembusan angin membuat api cepat merambat ke bagian tengah lahan. Kondisi itu sempat menyulitkan petugas pemadam kebakaran saat melakukan pembasahan.

Padahal tebu-tebu tersebut sudah siap panen dan tinggal menunggu waktu dipanen. Namun naas, lahan harus terbakar lebih dulu.

Hasan Fauzan, salah satu perawat lahan tebu mengatakan, lahan yang ia rawat seluas 3,5 hektar dari total keseluruhan 5 hektar yang terbakar.

“Akibat kebakaran ini, panen tebu nantinya hanya dihargai 60 persen oleh pabrik gula. Kami hanya bisa pasrah dengan keadaan ini,” ujar Hasan Fauzan.

Sementara itu Camat Pakisaji Taufik Nurahman menjelaskan, laporan kebakaran masuk sekitar pukul 11.00 WIB. Ia bersama Forkopimcam langsung mendatangi lokasi bersama petugas Damkar.

“Luasan lahan yang terbakar mencapai 5 hektar. Dugaan sementara ada orang yang membuang puntung rokok di lahan tebu,” jelas Taufik Nurahman.

Taufik menambahkan, 2 unit kendaraan Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang diterjunkan untuk melakukan pembasahan, terutama di area yang berbatasan dengan pemukiman warga. Jika diperlukan, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan armada damkar.

Dalam kesempatan itu Camat juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan dan selalu mematikan kompor saat ditinggal pergi untuk menghindari terjadinya kebakaran.

Hingga berita ini diturunkan, api sudah berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Jurnalis: Iwan Said
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru