BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com — Distribusi gas elpiji ukuran 3 kilogram di wilayah Kecamatan Muncar dan sekitarnya mulai kembali lancar sejak Selasa, 2 sampai 3 September 2026. Normalnya pasokan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat setelah sebelumnya sempat terjadi keterlambatan distribusi selama beberapa hari.
Keterlambatan pasokan sempat menyebabkan sejumlah pangkalan di Muncar, yang merupakan sentra perikanan terbesar di Banyuwangi, mengalami kekosongan stok. Kondisi itu memicu kekhawatiran warga akan kelangkaan gas bersubsidi.
Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas pengiriman sudah kembali padat. Sejumlah armada pengangkut gas melon milik agen tampak hilir mudik mendistribusikan tabung ke pangkalan-pangkalan yang sebelumnya kosong.
Staf Trantibum Kecamatan Muncar Slamet Hariyadi membenarkan adanya keterlambatan distribusi beberapa waktu lalu. Berdasarkan peninjauan di lapangan, ada pangkalan yang tidak mendapat kiriman dalam waktu cukup lama.
“Kami cek di salah satu pangkalan Desa Sumberberas. Sejak Kamis sampai Senin kemarin mereka tidak mendapat pasokan sama sekali,” jelas Slamet, Kamis 3 September 2026.
Dengan kembalinya distribusi, diharapkan kebutuhan rumah tangga dan pelaku UMKM di Muncar bisa terpenuhi kembali. Pihak kecamatan juga mengimbau warga agar tidak panic buying dan membeli sesuai kebutuhan.
Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo












