Pertalite di Sejumlah SPBU Banyuwangi Kosong, Antrean Mengular

- Redaktur

Rabu, 9 September 2026 - 05:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite mulai dikeluhkan masyarakat Kabupaten Banyuwangi. Pasokan BBM bersubsidi tersebut mengalami kekosongan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Kondisi ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas kendaraan dan kemacetan di beberapa ruas jalan menuju Pelabuhan Ketapang.

Kekosongan stok Pertalite salah satunya terpantau di SPBU Kabat. Situasi ini langsung memicu keluhan dari para pengendara yang melintas.

Karisma, 28, warga Kecamatan Sempu yang hendak menuju ke arah Banyuwangi kota, mengaku terkejut saat mengetahui BBM jenis Pertalite habis di SPBU tersebut. Akibatnya, ia terpaksa merogoh kocek lebih dalam demi mengisi tangki kendaraan miliknya.

“*Pertalite kosong, jadi terpaksa mengisi Pertamax dan harus menambah biaya untuk isi BBM sepeda motor saya*,” ujar Karisma dengan nada kecewa saat ditemui di lokasi.

Di sisi lain, kondisi kontras terlihat di SPBU Jalan Gajah Mada, Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri. Pihak pengelola di kawasan tersebut memastikan pasokan BBM dalam kondisi aman.

Pengawas SPBU Gajah Mada, Lugika Lubis, menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan pola manajemen stok yang ketat dengan memaksimalkan kapasitas tangki pendam. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi apabila terjadi keterlambatan distribusi dari pusat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pertamina terkait penyebab kekosongan stok di sejumlah SPBU Banyuwangi.

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo
Sumber: Pantauan SPBU Kabat

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru