Hutan Lindung Lider Digunduli, Penggiat Lingkungan Tuding Pengawasan Perhutani Banyuwangi Barat Lalai

- Redaktur

Kamis, 3 September 2026 - 01:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI,Jejaringindonesia.com – Penanganan perkara penebangan pohon di kawasan Hutan Lindung Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat, Jawa Timur, menuai sorotan dari kalangan penggiat lingkungan. Mereka menilai kasus tersebut perlu dievaluasi lebih mendalam, tidak hanya dari sisi pelaku di lapangan.

Penggiat lingkungan Banyuwangi, Ance Prasetyo, mengatakan peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025 itu telah membuka mata publik untuk turut memantau kelestarian hutan.

Meski perkara tersebut sudah diputus pengadilan dan pelaku telah menjalani hukuman, Ance menduga masih ada pihak lain yang terlibat dalam rangkaian peristiwa perusakan lingkungan tersebut.

“Perkara ini harus diusut tuntas. Sangat dimungkinkan ada pihak lain yang ikut bermain atau terlibat dalam proses perusakan lingkungan. Jadi, tidak hanya satu orang yang diadili,” kata Ance. 3 September 2026.

Ance juga menyoroti lemahnya pengawasan dari pihak pengelola hutan. Menurutnya, kejadian di kawasan Hutan Lindung Lider ini menjadi bukti bahwa sistem pengawasan Perhutani Banyuwangi Barat perlu dievaluasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Perhutani KPH Banyuwangi Barat terkait tuntutan evaluasi dan pengusutan lebih lanjut.
Banyuwangi, Kamis 3 September 2026.

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru