Meriahkan Maulid Nabi dengan Tradisi Ndag-Ndogan, Warga Binaan Lapas Banyuwangi Diajak Meneladani Akhlak Rasulullah

- Redaktur

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com — Ratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi memadati Lapangan Blok Griya Blambangan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (28/8).

Suasana spiritual terasa kian semarak dengan hadirnya ornamen kembang telur atau ndog-ndogan, tradisi khas masyarakat Banyuwangi dalam menyambut kelahiran Sang Rasul, yang menghiasi setiap sudut lokasi acara.

Peringatan yang diikuti secara khidmat oleh seluruh warga binaan Muslim ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan mental dan spiritual di balik jeruji besi Lapas Banyuwangi.

Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, menegaskan bahwa perayaan keagamaan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian tak terpisahkan dari program pembinaan kepribadian bagi para penghuni lapas.

“Peringatan Maulid Nabi ini kami desain untuk menumbuhkan kembali semangat warga binaan dalam meneladani akhlak Rasulullah. Kami menekankan agar seluruh warga binaan fokus pada perbaikan diri, introspeksi, serta aktif mengikuti berbagai program pembinaan yang telah disediakan sebagai bekal saat kembali ke masyarakat kelak,” ujar Solichin.

Suasana semakin teduh saat tiga penceramah, yakni Ustadz Abdul Ghani, Ustadz Dhandi MK., dan Ustadz Afifi Al-Madad, menyampaikan tausiah secara bergantian. Ketiganya kompak menekankan bahwa makna hakiki dari peringatan Maulid Nabi adalah manifestasi rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW yang diwujudkan melalui perubahan perilaku nyata sehari-hari.

Dalam ceramahnya, para ustadz mengingatkan bahwa tidak ada kata terlambat untuk bertobat dan membenahi diri.

Meneladani sifat kesabaran, kejujuran, dan kerendahan hati Rasulullah dinilai menjadi kunci utama bagi para warga binaan untuk menjalani masa hukuman dengan lapang dada sekaligus menata masa depan yang lebih baik.

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan pembagian ndog-ndogan yang disambut antusias oleh para peserta.

Melalui perpaduan nilai spiritual dan kearifan lokal ini, Lapas Banyuwangi berharap mampu mencetak pribadi warga binaan yang tidak hanya taat hukum, tetapi juga memiliki kedalaman mental keagamaan yang kuat.

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru