MALANG, Jejaringindonesia.com – Lomba menghias tumpeng dan kue berbahan nonberas yang diikuti Organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) jajaran Dinas Pendidikan Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, menjadi momentum untuk menyatukan visi sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota DWP di lingkungan Dinas Pendidikan setempat.
“Perlombaan positif ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga mendatangkan manfaat, rezeki, atau kebaikan ke depan,” ujar Pamuji, S.Pd., M.Pd., Pengawas Dinas Pendidikan Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Menurut Pamuji, digelarnya lomba menghias dua jenis makanan tradisional tersebut diharapkan membawa berkah, mempererat tali silaturahmi, dan menjadi ladang pahala bagi semua yang terlibat. “Semoga seluruh prosesnya berjalan lancar dan penuh kegembiraan.
Bertekadlah untuk memberikan yang terbaik. Selamat berlomba,” tegas Pamuji saat membuka perlombaan, Kamis (27/8/2026).
Pamuji menambahkan, kegiatan seperti ini rutin digelar setiap tahun. Selain efektif membangun kebersamaan dan mengasah potensi, kegiatan tersebut juga menjadi upaya melestarikan budaya serta turut memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Acara ditutup dengan tasyakuran makan bersama. Itu sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran acara dan sarana mempererat kebersamaan,” ucapnya.
Sebagai pengawas pendidikan di wilayah yang terdiri dari 51 lembaga tersebut, Pamuji menyampaikan terima kasih kepada seluruh ketua pengurus dan anggota Dharma Wanita atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Mudah-mudahan kegiatan ini penuh berkah dan ke depannya menjadi lebih baik,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Kecamatan Sumbermanjing Wetan, H. Ahmad Sa’id, S.Pd., menerangkan, tujuan lomba menghias tumpeng dan kue berbahan nonberas oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) selain untuk meningkatkan kreativitas dan mempererat kekompakan, juga membudayakan kuliner tradisional agar kembali dinikmati.
“Semoga kerja sama antar lembaga, guru, pengurus organisasi yang ada di Kecamatan Sumbermanjing Wetan ke depan lebih kuat dan solid,” pungkas Ahmad Sa’id.
Jurnalis: H. Mansyur
Editor: Diky Prasetyo












