Malang, Jejaringindonesia.com – Langkah kaki dan warna-warni tradisi memenuhi kawasan jalan raya Desa Gedog Wetan Kecamatan Turen Kabupaten Malang Selasa (18/8/2026).
Dengan mengusung tema “Gedog Wetan Carnival The Shympony Of Nusantara Guyub Rukun Seduluran Selawae”, acara tradisi dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI ini diikuti oleh sebanyak 30 kontingen. Jumlah itu terdiri dari 15 RW di desa berpenduduk sekitar 10.000 jiwa ini.
Ketua Panitia Pelaksana acara Elly Sih Andreas mengatakan, barisan kontingen karnaval ini dilepas langsung oleh Kepala Desa Gedog Wetan Budiono ST.
Elly menyampaikan, karnaval di Desa Gedog Wetan menjadi agenda rutin setiap tahun. Karena bagi warga Gedog Wetan, karnaval ini sebagai warisan leluhur artinya acara pawai atau pesta rakyat tersebut dilakukan terus-menerus setiap tahun. Dan itu sebagai
bentuk kewajiban moral untuk merawat, menghormati, dan menjaga adat istiadat serta budaya yang diturunkan oleh nenek moyang agar tidak punah.
“Sesuai hasil musyawarah bersama warga, karnaval ini diberangkatkan pada pukul 15.00 WIB dengan strart dari masing-masing-masing RW”, jelas Elly di temui sebelum berlangsungnya acara.
Disinggung terkait dengan undangan yang akan hadir, terang Elly, selain Muspika Turen, beberapa anggota DPRD Kabupaten Malang dan seluruh Kepala Desa se-wilayah Kecamatan Turen.
Kemudian lanjut Elly, agar kegiatan karnaval berjalan dengan aman, tertib, dan nyaman dapat terwujud melalui kerja sama yang baik antara panitia, peserta, penonton, dan aparat keamanan. Setiap pihak perlu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga ketertiban umum, serta mengontrol batas volume pengeras suara atau sound system agar tidak mengganggu kenyamanan warga sekitar.
Jurnalis: H.Mansyur Usman
Editor: Diky Prasetyo












