BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com – I Gusti Ayu Mahisita Prajnasya atau akrab disapa Sita, siswi SMAN 1 Srono, mengaku grogi saat dipercaya menjadi pembawa baki bendera pusaka dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Taman Blambangan, Banyuwangi, Senin 17 Agustus 2026.
Gadis 17 tahun itu mengatakan tangannya sempat gemetar saat prosesi. Namun ia berhasil menenangkan diri hingga tugas berjalan lancar.
Awalnya tidak menyangka
Sita mengaku awalnya tidak pernah membayangkan akan mendapat tugas mulia tersebut. Ia terkejut dan sempat tidak percaya saat namanya dipanggil sebagai pembawa baki.
“Sempat kaget dan tidak percaya. Tapi ini jadi pengalaman paling berharga seumur hidup,” ujarnya.
Rasa Syukur meski grogi, Sita merasa bersyukur karena dipercaya menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Banyuwangi tahun ini. Ia menyampaikan terima kasih kepada pelatih, teman-teman, orang tua, dan semua pihak yang telah mendukungnya.
Gadis yang bercita-cita menjadi model atau desainer itu menilai pencapaiannya tidak lepas dari dukungan banyak orang. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanannya hingga dipercaya menjalankan tugas pada upacara kemerdekaan.
Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo












