Hulubalang Tameng Adat Dumai Timur Sorot Wisma Cemara, Ada Dugaan Pelanggaran Anak di bawah Umur Aborsi di Wisma Cemara

- Redaktur

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI, Jejaringindonesia.com — Datuk Rainul, Hulubalang Tameng Adat Kecamatan Dumai Timur, angkat bicara terkait Wisma Cemara yang berada di Jalan Janur Kuning, Kelurahan Jaya Mukti, Kota Dumai, Rabu (12/08/2026).

Datuk Rainul menyoroti adanya dugaan aktivitas yang melibatkan anak di bawah umur serta perempuan yang disebut-sebut berasal dari aplikasi MiChat di lokasi tersebut. Ia juga mempertanyakan informasi mengenai dugaan pernah ditemukannya seorang perempuan yang melakukan aborsi di wisma tersebut.

Menurutnya, apabila informasi tersebut benar dan telah terjadi berulang kali, maka persoalan ini tidak boleh hanya berakhir pada teguran atau peringatan.

«“Siapa dan kenapa kasus yang sudah hangat langsung lesap? Jangan sampai masyarakat bertanya-tanya, ketika ramai diberitakan seolah-olah ditindak, tetapi setelah itu tidak jelas ujungnya,” tegas Datuk Rainul.»

Ia mengapresiasi kinerja Satpol PP Kota Dumai yang selama ini dinilai rutin melakukan patroli serta memberikan peringatan kepada sejumlah tempat hiburan, kos-kosan, salon dan wisma yang dianggap perlu mendapat pengawasan.

Namun, Datuk Rainul meminta agar pengawasan tersebut tidak berhenti pada kegiatan patroli dan teguran semata.

“Kami apresiasi Satpol PP yang terus melakukan patroli dan memberikan peringatan. Tetapi pertanyaannya, kalau tempat yang sama sudah berulang kali diberi peringatan dan kemudian kembali muncul dugaan pelanggaran, apa tindakan tegasnya?” ujarnya.

Ia meminta Kasatpol PP Kota Dumai untuk tidak ragu mengambil langkah sesuai aturan apabila memang ditemukan pelanggaran berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang ada.

“Saya sebagai Hulubalang Tameng Adat Kecamatan Dumai Timur mendesak Satpol PP Kota Dumai memberikan tindakan tegas terhadap Wisma Cemara apabila terbukti melakukan pelanggaran. Jangan sampai peringatan berkali-kali hanya menjadi formalitas tanpa ada efek jera,” katanya.

Datuk Rainul juga menegaskan bahwa Tameng Adat tidak ingin mengambil alih kewenangan aparat penegak hukum. Namun, ia meminta agar persoalan yang menyangkut ketertiban, perlindungan anak, serta norma sosial dan adat di Kota Dumai benar-benar menjadi perhatian serius.

“Apa perlu kami pasukan Tameng Adat yang turun memberikan tindakan tegas?” ucapnya dengan nada keras.

Ia menambahkan, persoalan tersebut harus ditangani secara terukur, sesuai hukum dan kewenangan masing-masing, sehingga tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

“Kami tidak ingin main hakim sendiri. Kami ingin aparat yang berwenang bekerja tegas. Kalau memang ada pelanggaran, tindak sesuai aturan. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan karena kasus yang sudah berulang hanya berakhir dengan teguran,” pungkas Datuk Rainul.

Jurnalis: Edo Risky
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru