DUMAI, Jejaringindonesia.com – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai suara yang terdengar dari area kilang pada Rabu pagi (29/07/2026).
Melalui rilis resmi, Pertamina RU Dumai menyampaikan bahwa suara tersebut merupakan bagian dari aktivitas operasional kilang.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan akibat kondisi tersebut,” tulis manajemen.
Perusahaan menjelaskan suara itu terjadi dalam rangka pelaksanaan pekerjaan operasional tambahan pada sistem boiler sebagai bagian dari kegiatan operasional kilang.
“Seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keandalan operasi,” lanjut rilis tersebut.
Pertamina memastikan kondisi tersebut berada dalam keadaan aman, telah terkendali dengan baik, dan tidak berdampak terhadap keselamatan masyarakat maupun operasional kilang.
Per pukul 09.00 WIB, kondisi operasional telah kembali berjalan normal.
PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai juga menegaskan komitmennya untuk mengutamakan penerapan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam setiap kegiatan operasional.
Hal ini sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian, pengertian, dan kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.
Jurnalis: Edo Risky
Editor: Diky Prasetyo












