5 Orang Ditetapkan Tersangka Pengeroyokan, Polisi Temukan Sajam dan Ketapel di Lokasi

- Redaktur

Senin, 27 Juli 2026 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TABANAN, Jejaringindonesia.com – AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H.
Kapolres Tabanan, Bali, mengungkap sejumlah fakta baru terkait kasus tewasnya terduga pencuri ayam berinisial KD yang dikeroyok massa di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Tabanan.

Dalam konferensi pers, polisi menyampaikan bahwa korban ternyata bukan pelaku baru. Berdasarkan data, KD merupakan residivis kasus pencurian cengkih pada tahun 2018.

Tak hanya itu, sepeda motor yang digunakan saat beraksi juga merupakan hasil curian. Motor tersebut diketahui hasil curanmor di Kabupaten Bangli pada 2019. Kondisi motor saat diamankan sudah hangus terbakar, seperti terlihat dalam barang bukti yang dirilis.

Barang Bukti yang Diamankan:
1. Sepeda motor hasil curian dalam kondisi terbakar
2. Senjata tajam berupa pisau
3. Ketapel dan batu-batu kecil yang diduga digunakan saat mencuri 2 ekor ayam

Terkait aksi main hakim sendiri yang menyebabkan korban meninggal, Polres Tabanan telah menetapkan 5 orang tersangka dengan inisial MJ, WS, KB, ML, dan ND.
Polisi menyebut proses penyidikan masih berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka lain. 27-07-2026.

“Kami proses kedua-duanya. Tindak pidana pencuriannya kami dalami, dan untuk aksi pengeroyokan juga kami proses hukum. Tidak ada pembenaran untuk main hakim sendiri,”AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H.
Kapolres Tabanan.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena memicu perdebatan soal main hakim sendiri vs penegakan hukum.

AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H.
Kapolres Tabanan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan serupa dan menyerahkan penanganan hukum kepada aparat.

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Kondisi Arus Lalu Lintas Menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Masih Lancar
Forum RKB Bahas Tantangan Lapas Banyuwangi: Overkapasitas hingga Dominasi Kasus Narkotika
AirNav Bantu Turbin Listrik untuk Warga Kampung Seling Banyuwangi
ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang
Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:34 WIB

Kondisi Arus Lalu Lintas Menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Masih Lancar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:20 WIB

Forum RKB Bahas Tantangan Lapas Banyuwangi: Overkapasitas hingga Dominasi Kasus Narkotika

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:10 WIB

AirNav Bantu Turbin Listrik untuk Warga Kampung Seling Banyuwangi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:02 WIB

ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Berita Terbaru