Pangdivif 2 Kostrad Resmikan Jembatan Perintis Garuda untuk Buka Akses dan Dorong Kemajuan Masyarakat Pasuruan

- Redaktur

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, Jejaring Indonesia.com – Kehadiran TNI di tengah masyarakat kembali diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., didampingi pejabat Forkopimda Pasuruan dan disaksikan masyarakat, meresmikan *Jembatan Perintis Garuda* di Desa Bakalan, Kabupaten Pasuruan, sebagai bentuk nyata kepedulian dan pengabdian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, Jumat (26/6/2026).

Dikonfirmasi dengan bapak Wintolo (51) Lurah setempat, bahwa selama puluhan tahun (sejak sekitar tahun 1980-an), warga secara swadaya telah membangun dan memperbaiki jembatan bambu tersebut, namun setiap tahun jembatan kerap mengalami kerusakan bahkan roboh terbawa banjir, sehingga masyarakat harus kembali membuat dan memperbaikinya secara berulang. Kondisi ini menjadikan Desa Bakalan sebagai wilayah yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses, di mana warga menghadapi kesulitan dalam melakukan aktivitas harian, termasuk akses menuju pendidikan, pelayanan kesehatan, serta kegiatan ekonomi masyarakat.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia agar TNI terus hadir membantu masyarakat dan berperan dalam mendukung pembangunan yang berdampak langsung terhadap kepentingan rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdivif 2 Kostrad menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan bukan hanya sebatas pembangunan fisik, namun juga merupakan wujud *Kemanunggalan TNI dengan rakyat*.
> “Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir membantu masyarakat. Infrastruktur ini memiliki nilai penting karena akan membuka akses, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat,” ujar Pangdivif 2 Kostrad.

Proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda melibatkan prajurit TNI yang bersinergi bersama masyarakat dengan mengedepankan semangat gotong royong. Kehadiran prajurit di lapangan menjadi bukti bahwa pengabdian TNI tidak hanya dilaksanakan melalui tugas pertahanan dan operasi, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah.
> “Di desa Bakalan ini prajurit bersama masyarakat bekerja bahu-membahu menyelesaikan pembangunan ini. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan dalam setiap kegiatan TNI bersama rakyat,” tambahnya.

Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempermudah akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta mendukung roda perekonomian warga.

Pangdivif 2 Kostrad menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap berbagai kebutuhan di wilayah.

Sebagai wujud keberlanjutan pengabdian tersebut, prajurit Yonzipur 10 Kostrad juga saat ini terus melaksanakan pembangunan jembatan di wilayah Gempol, Kabupaten Pasuruan. Hal ini menjadi bukti bahwa TNI terus berkomitmen memberikan manfaat nyata dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat.

Melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Divif 2 Kostrad juga menunjukkan bahwa kekuatan pertahanan tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir membangun harapan dan membuka jalan bagi kemajuan masyarakat.

*Divif 2 Kostrad Prima, Untuk Indonesia Maju, Cakra !!!*

 

 

Jurnalis: Hafid/Ones

Editor: Diky Prasetyo 

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru