Sarpas Ambrol Disangga Bambu, Siswa SDN 2 Klepu Malang Belajar di Bawah Ancaman Bahaya

- Redaktur

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang, Jejaring Indonesia.com – Kondisi gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, sangat memprihatinkan. Kerusakan parah melanda sejumlah fasilitas, termasuk atap plafon yang ambrol akibat rapuhnya struktur reng dan usuk kayu.

Kondisi ini menjadi ancaman serius bagi keselamatan para siswa. Guna mengantisipasi runtuhnya plafon yang lebih luas, pihak sekolah terpaksa menyangga sisa-sisa atap tersebut menggunakan bambu seadanya.

Kepala SDN 2 Klepu, Edi Iswanto, S.Pd., mengungkapkan kekhawatiran yang mendalam, terutama menjelang musim hujan. Ia menilai potensi jatuhnya sisa plafon akan semakin besar dan membahayakan.

“Kerusakan terparah terjadi di ruang kelas 4. Dengan kondisi yang ada saat ini, pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027 nanti, guru tidak akan berani lagi melaksanakan proses pembelajaran di ruangan tersebut,” terang Edi pada Rabu (24/6/2026).

Agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) khususnya bagi siswa kelas 4 tetap berjalan maksimal, Edi tengah mencari solusi alternatif. Pihaknya berencana melakukan koordinasi dengan komite sekolah dan warga sekitar.

“Apakah nanti siswa kelas 4 harus masuk siang (bergantian), atau sementara waktu kami meminjam rumah warga yang memenuhi syarat sebagai tempat belajar. Terkait hal ini, kami akan meminta petunjuk dari Pengawas Dinas Pendidikan Kecamatan Sumbermanjing Wetan terlebih dahulu,” ungkapnya.Krisis Ruangan di Sekolah TuaEdi menjelaskan bahwa persoalan di SDN 2 Klepu bukan hanya kerusakan di kelas 4. Ruang kelas 5 yang digunakan saat ini sebenarnya tidak layak karena merupakan ruang guru berukuran 4×7 meter yang dialihfungsikan.

Ironisnya, sekolah yang berdiri sejak tahun 1965 dan kini menampung 105 siswa tersebut belum memiliki fasilitas penunjang yang memadai. Sekolah ini tidak memiliki ruang perpustakaan, ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), ruang komite, bahkan ruang kepala sekolah yang hingga kini terpaksa menyatu dengan ruang tamu.

Keterbatasan fasilitas di lembaga pendidikan tua ini menjadi tantangan berat yang berdampak langsung pada kenyamanan serta kualitas pendidikan siswa.

Merespons situasi darurat ini, Edi akan segera menghadap Pengawas Dinas Pendidikan Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Ia berharap aspirasi dan keluhannya dapat diteruskan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Malang agar sekolah mendapatkan program revitalisasi atau bantuan renovasi secepatnya.

Edi juga mencemaskan dampak psikologis ke masyarakat. Jika tidak segera diperbaiki, kerusakan ini dikhawatirkan mengikis kepercayaan orang tua untuk menyekolahkan anak mereka di sana karena faktor keselamatan yang tidak terjamin.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Ketua PGRI Kabupaten Malang Cabang Sumbermanjing Wetan, H. Sait. Beliau menyarankan agar ruangan yang rusak tersebut dikosongkan sementara demi keselamatan, sambil kami terus berkomunikasi dengan pihak pengawas dan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang,” pungkas Edi.

 

Jurnalis: H. Mansyur
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru