Ancam Keselamatan Siswa, Guru SDN 2 Klepu Harap Perbaikan Segera untuk Pertahankan Kepercayaan Masyarakat

- Redaktur

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang, Jejaringindonesia.com — Kondisi kerusakan fasilitas sekolah yang memprihatinkan memicu kekhawatiran mendalam bagi para tenaga pendidik di SDN 2 Klepu, Kabupaten Malang. Kerusakan pada fasilitas dasar, seperti atap yang terancam ambruk, tidak hanya membahayakan keselamatan fisik siswa tetapi juga dikhawatirkan berdampak pada hilangnya kepercayaan masyarakat. Orang tua dikhawatirkan akan enggan menyekolahkan anaknya karena cemas, sekaligus meragukan komitmen institusi dalam mencetak generasi yang kompeten.

Sefrianus Hasiholand S.Pd, seorang guru kelas 4 sekaligus operator SDN 2 Klepu, mengungkapkan bahwa kerusakan Sarana dan Prasarana (Sarpras) di sekolah tersebut sudah sangat mengkhawatirkan dan tidak hanya terjadi di satu ruang kelas saja.”Kalau dilihat dari dalam, sekilas memang masih bagus. Tetapi, jika kita lihat dari bagian atas, seluruh tiang penyangga gedung ini sudah patah dan gentengnya bergelombang. Kondisi ini berisiko tinggi, atap bangunan ini terancam ambruk,” terang Holand, sapaan akrabnya, Rabu (24/6/2026).

Berdasarkan hasil survei pendampingan yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa dari Universitas Negeri Malang (UM) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang beberapa waktu lalu, kondisi gedung SDN 2 Klepu bahkan telah dinyatakan tidak layak dan berada dalam status waspada bahaya.

Sebagai langkah antisipasi darurat, para guru terpaksa mengungsikan siswa ke tempat yang lebih aman. “Dengan kondisi seperti saat ini, jika musim hujan anak-anak kami ungsikan sementara ke ruang guru. Kami khawatir genteng itu runtuh menimpa anak-anak,” ujar Holand.

Di tengah kondisi gedung yang memprihatinkan ini, Holand mewakili dewan guru sangat mendambakan perhatian (atensi) dari dinas terkait dan pemangku kepentingan yang berwenang. Baginya, kenyamanan ruang kelas merupakan faktor utama untuk memaksimalkan fokus siswa dalam belajar.

“Misalkan ruang kelas ini masih layak kami pergunakan, kami tidak akan memohon bantuan. Karena, dengan kenyamanan ruang kelas, itu akan memaksimalkan fokus siswa belajar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Holand memaparkan bahwa SDN 2 Klepu termasuk salah satu lembaga pendidikan dengan jumlah siswa terbanyak dibandingkan dengan beberapa sekolah lain di sekitarnya. Tingginya animo masyarakat ini membuktikan bahwa kepercayaan terhadap mutu pendidikan di sekolah tersebut masih terjaga dengan baik.

Untuk itu, ia bersama seluruh dewan guru berharap ada tindakan nyata dan atensi penuh dari berbagai stakeholder terkait untuk mendukung keberlangsungan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Sebab, secara tidak langsung, kondisi fisik sekolah juga menjadi salah satu penilaian utama masyarakat terhadap kualitas sebuah lembaga pendidikan.

 

Jurnalis: H. Mansyur
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang
Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:02 WIB

ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terbaru