Kombes Pol Rachmat Kurniawan Berhasil Mengagalkan Penyelundupan Narkotika

- Redaktur

Sabtu, 20 Juni 2026 - 04:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi, Jejaring Indonesia.com -Kombes Pol Rachmat Kurniawan memimpin operasi gabungan yang berhasil menggagalkan peredaran sabu dan ekstasi serta menangkap seorang pria yang diduga kuat sebagai pengedar jaringan lokal di Banyuwangi.

Penangkapan itu berlangsung di sebuah lahan kosong di kawasan Jalan Letkol Gusti I Ngurah Rai, Gang Tembusan, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi, Kamis malam 18 Juni 2026 sekitar pukul 19:00 WIB.

Tersangka berinisial TMD (39), warga Dusun Kebonsari, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, tak berkutik saat tim gabungan dari Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Jawa Timur dan Sie Pemberantasan BNNK Banyuwangi melakukan penyergapan.

Dari tangan tersangka, petugas menyita narkotika jenis sabu dengan berat bruto 50,30 gram yang dikemas dalam satu klip plastik.

Selain itu, petugas juga mengamankan lima klip plastik berisi ekstasi dengan total berat 44,88 gram.

Barang bukti ekstasi tersebut terdiri atas beberapa paket dengan berat berbeda, yakni 1,92 gram, 0,95 gram, 18,87 gram, 6,87 gram, dan 6,27 gram.

Tak hanya narkotika, petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran gelap.

Di antaranya satu unit timbangan digital, dua bendel plastik klip kosong, satu sendok makan yang digunakan sebagai alat takar, dua telepon seluler merek Redmi 15 dan Vivo Y28, serta satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna putih bernomor polisi P 6089 ZV.

Kepala BNNK Banyuwangi Kombes Pol Rachmat Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di lokasi kejadian.

Kawasan itu diduga kerap dijadikan tempat transaksi narkoba dengan modus ranjau atau meletakkan barang di titik tertentu untuk kemudian diambil oleh pembeli.

“Merespons cepat informasi tersebut, saya bersama Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Jawa Timur langsung memimpin tim opsnal melakukan surveillance di sekitar lokasi. Dengan banyaknya barang bukti narkotika yang berhasil diamankan, kami telah menyelamatkan ratusan nyawa dari ancaman bahaya narkotika,” tegas Kombes Pol Rachmat.

Mantan Kasatreskrim Polres Banyuwangi itu menjelaskan, setelah melakukan pengintaian selama beberapa waktu, petugas melihat tersangka datang ke lokasi dan mengambil sebuah bungkusan yang diduga berisi narkotika.

Tanpa memberi kesempatan melarikan diri, petugas langsung melakukan penyergapan dan mengamankan tersangka beserta barang bukti.

“Kami datang untuk mempersempit ruang gerak bandar. Tidak ada tempat aman bagi narkoba di Banyuwangi,” ujarnya.

Kombes Pol Rachmat menilai keberhasilan pengungkapan kasus dalam waktu kurang dari 24 jam setelah dirinya dilantik merupakan bukti bahwa BNNK Banyuwangi bergerak cepat dan tidak memberi ruang bagi pelaku kejahatan narkotika.

Menurut dia, keberadaan timbangan digital dan plastik klip kosong menjadi indikasi kuat bahwa tersangka tidak sekadar pengguna, melainkan bagian dari jaringan pengedar yang selama ini beroperasi di Banyuwangi.

“Keberadaan barang bukti berupa timbangan digital dan dua bendel plastik klip kosong ini menjadi bukti otentik bahwa tersangka adalah bagian dari jaringan pengedar yang merusak masyarakat kita,” tegasnya.

BNNK Banyuwangi memastikan pengembangan kasus terus dilakukan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain maupun jaringan yang memasok barang haram tersebut ke Banyuwangi.

Operasi perdana yang dipimpin Kombes Pol Rachmat itu sekaligus menjadi pesan tegas bahwa perang melawan narkotika di Banyuwangi akan semakin diperkuat hal itu selaras dengan komitmen yang sudah disepakati aparat penegak hukum.

 

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru