Dusun “Balian” Patoman Banyuwangi, Kampung Hindu dengan Potensi Seni dan Ekonomi Kreatif

- Redaktur

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, JEJARING INDONESIA – Dusun Patoman Tengah, Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, dikenal masyarakat sebagai Dusun Balian. Disebut Balian karena mayoritas warganya adalah umat Hindu. Di dusun ini selain masyarakatnya yang dikenal toleransi, juga menyimpan potensi seni budaya dan ekonomi kreatif.

Menyusuri Dusun Patoman serasa menyusuri perkampungan di Pulau Bali. Rumah-rumah penduduknya mirip dengan rumah di Bali. Ditambah dengan bangunan pura yang berdiri di sana.

Warga di sana hidup berdampingan dengan saling membantu dalam berbagai kegiatan sosial. Tak heran jika dusun Patoman dikenal sebagai Kampung Pancasila, karena tolerasi antar umat beragama yang ada di sana.

“Selama ini tidak pernah ada masalah. Kalau umat Hindu ada kegiatan, umat lain ikut membantu. Begitu juga sebaliknya, jadi saling mengisi,” ujar Kepala Dusun Patoman Tengah, I Gede Yuda Permana, saat mendampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam agenda Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) Patoman, pada 7 Mei 2026 lalu.

Di Dusun Balian, terdapat Pura Desa yang tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat aktivitas seni dan budaya masyarakat. Anak-anak hingga remaja rutin belajar agama, tari tradisional, gamelan, dan berbagai kesenian daerah lainnya.

Keberadaan pusat budaya tersebut dinilai penting untuk menjaga tradisi lokal sekaligus membentuk ruang kreatif bagi generasi muda di Banyuwangi.

Selain dikenal sebagai kampung seni, Dusun Balian juga memiliki pelaku UMKM kreatif yang berkembang pesat. Salah satunya usaha seni ukir kayu dan pasir milik Kayan Suartana.

Kayan merintis usahanya di Banyuwangi sejak tahun 2000 sambil aktif sebagai seniman tari dan musik tradisional.

Dedikasinya melestarikan budaya melalui seni ukir membuatnya menerima penghargaan tali kasih dari mantan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas pada 2015.

Kini, usaha Kayan berkembang dengan memproduksi berbagai kerajinan berbahan kayu dan pasir pantai. Produknya meliputi ornamen rumah hingga patung artistik yang dipasarkan ke Bali, Nganjuk, hingga Jawa Tengah.

Potensi ekonomi Dusun Patoman tidak hanya berasal dari sektor seni dan budaya. Warga juga mulai mengembangkan budidaya Cabe Jawa atau Cabe Puyang yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Salah satu petani, Made Ardana, mengembangkan tanaman tersebut di lahan sekitar 3.000 meter persegi dengan sekitar seribu pohon.

“Perawatannya lebih simpel dibanding cabai biasa. Setelah dipanen tinggal direbus lalu dijemur sekitar tiga hari,” katanya.

Made menjelaskan, satu kilogram Cabe Jawa basah menghasilkan sekitar tiga ons setelah dikeringkan dengan harga jual Rp85 ribu/kg.

Permintaan pasar terhadap Cabe Jawa disebut masih tinggi. Bahkan hasil panen warga telah dipasarkan hingga luar negeri, seperti Jepang dan China, untuk kebutuhan industri kosmetik.

 

Jurnalis: Boby Try

Editor: Diky Prasetyo 

Berita Terkait

Forum RKB Bahas Tantangan Lapas Banyuwangi: Overkapasitas hingga Dominasi Kasus Narkotika
AirNav Bantu Turbin Listrik untuk Warga Kampung Seling Banyuwangi
ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang
Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:20 WIB

Forum RKB Bahas Tantangan Lapas Banyuwangi: Overkapasitas hingga Dominasi Kasus Narkotika

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:10 WIB

AirNav Bantu Turbin Listrik untuk Warga Kampung Seling Banyuwangi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:02 WIB

ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari

Berita Terbaru