Hardiknas ke-67 di Sumawe: Semarak Pakaian Adat dan Refleksi Moral di Era Digital

- Redaktur

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, JEJARING INDONESIA – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang, berlangsung khidmat dan meriah pada Sabtu (2/5/2026).

Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”, acara ini ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Rangkaian kegiatan dimulai dengan upacara bendera di halaman kantor Disdik setempat.

Suasana tampak berwarna karena para peserta tasyakuran mengenakan pakaian adat Nusantara. Penggunaan busana tradisional ini bukan sekadar formalitas, melainkan simbol kecintaan terhadap tanah air dan keberagaman budaya Indonesia. Acara ini dihadiri oleh jajaran Muspika Sumawe, termasuk Camat Sumbermanjing Wetan, Nurul Huda S.Sos, yang baru menjabat selama beberapa puluh hari. Selain itu, hadir pula pengawas pendidikan, kepala sekolah (TK, SD, SMP, SMK) se-Kecamatan Sumawe, perwakilan guru, tokoh masyarakat, hingga tokoh pendidikan Kabupaten Malang, Drs. H. Abdul Rahman.

Dalam sambutannya, Pengawas Disdik Sumawe, Pamuji S.Pd., M.Pd., menekankan bahwa momen Hardiknas harus menjadi ajang refleksi bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah Sumawe.

“Beberapa gunungan tumpeng di hadapan kita adalah simbol rasa terima kasih atas kemajuan pendidikan dan keberlangsungan proses belajar-mengajar,” ujar Pamuji.

Camat Nurul Huda juga memberikan apresiasi tinggi terhadap peran sektor pendidikan dalam membangun masa depan.

Kehadirannya menegaskan komitmen pemerintah kecamatan untuk terus mendorong pemerataan akses dan kualitas pendidikan di wilayahnya. Kritik Pendidikan Karakter di Era Digital Meski berlangsung meriah, catatan kritis muncul dari tokoh pendidikan Kabupaten Malang, Drs. H. Abdul Rahman atau yang akrab disapa Abah Dur. Mantan anggota DPRD Kabupaten Malang ini menyoroti fenomena pendidikan di era digital yang dinilainya terlalu mendahulukan teori ketimbang praktik nilai-nilai moral. “Anak-anak zaman sekarang memang luar biasa cerdas secara akademik, tetapi masalah moral masih jauh dari harapan. Pintar saja tidak cukup jika tidak diiringi kejujuran, disiplin, dan etika,” tegas Abah Dur. Ia mencontohkan lunturnya budaya sederhana namun bermakna, seperti tradisi mencium tangan guru saat bersalaman.

Menurutnya, tradisi tersebut adalah fondasi dalam membentuk pribadi yang sopan dan santun kepada orang tua maupun pendidik.

“Budaya ini harus diajarkan sejak kecil agar anak-anak memiliki attitude yang baik di kehidupan nyata,” pungkasnya.

Jurnalis: H. Mansyur Usman

Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru