Antrean Ketapang-Gilimanuk Menyusut Jadi 2,8 Km, Polisi Masih Kawal Di Ekor Depan Rumah Kayu

- Redaktur

Rabu, 30 September 2026 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com – Kabar baik dari pelabuhan Ketapang. Setelah sempat memanjang hingga 17 km dan 5,3 km pada Rabu 30 September 2026, antrean truk logistik yang akan menyeberang ke Gilimanuk terus terurai.

Pada Kamis 1 Oktober 2026 pukul 05.00 WIB pagi ini, Aipda Hendro, anggota Turjagwali Satlantas Polresta Banyuwangi melaporkan langsung dari titik ekor antrean.

“Selamat pagi Komandan mohon izin pada hari ini Kamis tanggal satu Oktober dua ribu dua enam pukul 05.00 WIB mohon izin kami laporkan untuk ekor saat ini berada di depan rumah kayu. Jarak menuju pelabuhan ASDP 2,8 kilometer,” ujar Aipda Hendro dalam laporannya.

Dalam video terlihat Aipda Hendro mengawal dengan motor dinas berbox putih bernopol polisi di bahu jalan, sementara truk-truk kontainer masih antre perlahan namun sudah bergerak maju. Arus lalu lintas dari arah Ketapang menuju Surabaya terpantau lancar terkendali di jalur sebaliknya.

Sebelumnya PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat lonjakan 6.082 unit truk pada 27-30 September dari total 18.067 kendaraan dan 61.330 penumpang. Untuk percepatan, ASDP mengerahkan 27 kapal di 5 dermaga termasuk Dermaga LCM dan dermaga perbantuan di Gilimanuk.

Dirut ASDP Heru Widodo menegaskan penguraian dilakukan terukur dengan mengutamakan keselamatan pelayaran, meski sempat terkendala surut air laut di Gilimanuk dan banyak truk ODOL.

ASDP dan Polresta Banyuwangi mengimbau sopir tetap sabar, tidak menyerobot lajur, dan pastikan tiket Ferizy sudah dipesan sebelum masuk pelabuhan.

Jurnalis: Boby Try Setya

Editor: Hafid

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru