Kasus Penyakit Mirip Flu di Banyuwangi Meningkat, Dinkes Catat 8,5 Ribu Kasus per Bulan

- Redaktur

Sabtu, 12 September 2026 - 03:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com — Gangguan kesehatan dengan gejala mirip flu belakangan banyak dirasakan masyarakat Banyuwangi. Demam, batuk hingga sakit tenggorokan menjadi keluhan yang muncul di tengah kondisi cuaca yang mulai memasuki masa transisi.

Kondisi tersebut juga terpantau di sejumlah Fasilitas Kesehatan atau Faskes di Banyuwangi. Dinas Kesehatan atau Dinkes Kabupaten Banyuwangi mencatat kasus Influenza-Like Illness atau ILI mengalami peningkatan sepanjang 2026.

Kepala Dinkes Banyuwangi Amir Hidayat mengatakan, ILI merupakan istilah yang digunakan Kementerian Kesehatan atau Kemenkes untuk penyakit dengan gejala menyerupai influenza.

Gejala ILI di antaranya demam tinggi lebih dari 38 derajat Celsius, batuk dan sakit tenggorokan. Pada sebagian kasus, gejala tersebut dapat disertai gangguan pernapasan akut.

“Kemenkes menyebut kasus ini sebagai Influenza-Like Illness, yaitu penyakit yang menyerang seperti influenza. Untuk kasus yang agak berat, biasanya disertai demam dan perubahan kondisi tubuh, Kemenkes menyebutnya Severe Acute Respiratory Infection atau SARI,” kata Amir,

Menurut Amir, peningkatan kasus ILI di Banyuwangi terlihat sepanjang 2026. Angka tertinggi tercatat pada Januari dengan jumlah lebih dari 10 ribu kasus.

Setelah itu, kasus masih cukup tinggi. Mulai Februari, Maret hingga Agustus, Dinkes mencatat rata-rata sekitar 8.500 kasus setiap bulan.

Amir mengimbau masyarakat menjaga daya tahan tubuh di masa peralihan cuaca. Masyarakat diminta menggunakan masker saat beraktivitas, mencuci tangan, dan segera ke Faskes terdekat jika gejala tidak membaik dalam 3 hari.Banyuwangi, 12 September 2026.

Jurnalis: Boby
Editor: Diky Prasetyo
Sumber: Dinkes Banyuwangi

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru