BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com — Jalan Raya Nasional Jember-Banyuwangi di kawasan Jembatan Tambong, Kecamatan Kabat menjadi perhatian serius Satlantas Polresta Banyuwangi. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, tercatat sedikitnya empat kecelakaan fatal terjadi di lokasi tersebut.
Keempat insiden tersebut menyebabkan korban meninggal dunia. Karena tingginya tingkat fatalitas, kawasan Sasak Tambong kini masuk dalam kategori black spot atau titik rawan kecelakaan lalu lintas yang perlu penanganan khusus.
Kanit Kamsel Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Irvin Venda Rosida membenarkan hal tersebut.
“Ada empat kejadian kecelakaan yang berada di Sasak Tambong yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujarnya.
Selain memetakan blackspot, Satlantas juga mengidentifikasi trouble spot atau kawasan yang kerap mengalami gangguan kelancaran arus lalu lintas. Salah satu titik yang disorot berada di Simpang Tiga utara SPBU Farly, Jalan Raya Nasional, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro.
“Kawasan tersebut kerap mengalami kepadatan kendaraan sehingga membutuhkan langkah penanganan dan evaluasi secara berkala. Untuk trouble spot-nya berada di wilayah Ketapang,”jelas Ipda Irvin.
Satlantas Polresta Banyuwangi mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar ekstra hati-hati saat melintas di dua titik tersebut. Penanganan berupa pemasangan rambu, peningkatan patroli, dan sosialisasi keselamatan berkendara akan terus dilakukan.
Jurnalis: Boby
Editor: Diky Prasetyo












