30 Agustus: Dunia Peringati Hari Anti-Penghilangan Paksa, Tolak Lupa dan Impunitas

- Redaktur

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com — Setiap tanggal 30 Agustus, dunia memperingati Hari Anti-Penghilangan Paksa Internasional. Peringatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan seruan kolektif untuk menolak lupa terhadap ribuan jiwa yang hilang tanpa jejak akibat praktik kekuasaan yang represif.

Dalam hukum internasional, penghilangan paksa dikategorikan sebagai kejahatan yang terus berlanjut atau _continuing crime_. Artinya, luka, duka, dan trauma mendalam yang dirasakan keluarga korban tidak akan pernah selesai selama keberadaan serta nasib orang terkasih mereka belum menemukan titik terang.

Di Indonesia, momentum ini memiliki resonansi emosional yang sangat kuat. Peringatan ini mengingatkan kembali pada catatan kelam sejarah bangsa, seperti peristiwa penculikan aktivis pada kurun waktu 1997–1998 serta berbagai tragedi kemanusiaan lainnya yang hingga kini belum tuntas penyelesaiannya.

Melalui peringatan ini, koalisi masyarakat sipil dan keluarga korban terus mendesak negara untuk menghapus impunitas dan membuka investigasi yang transparan. Mereka menilai pengusutan tuntas adalah bentuk penghormatan terhadap hak asasi manusia dan kepastian hukum.

“Merawat ingatan adalah langkah terpenting untuk memastikan bahwa kejahatan serupa tidak boleh terulang kembali di masa depan,” demikian penegasan yang digaungkan dalam peringatan tahun ini.
Banyuwangi, 30 Agustus 2026

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru