Viral Dimintai Rp1 Juta Urus BB Laka, Kapolrestabes Surabaya: Gratis! Oknum Akan Disanksi

- Redaktur

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, Jejaringindonesia.com — Unggahan warga yang mengaku dimintai uang Rp1 juta saat mengurus pengeluaran barang bukti kendaraan di Satlantas Colombo, Surabaya, viral di media sosial. Keluhan tersebut berkaitan dengan proses pengembalian barang bukti kecelakaan lalu lintas yang seharusnya tidak dikenakan biaya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolrestabes Surabaya Kombes. Pol. Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si. (28/08/26.) melalui akun Instagram pribadinya menegaskan bahwa pengambilan barang bukti laka di Polrestabes Surabaya gratis dan tidak dipungut biaya apa pun.

Luthfie menyampaikan permohonan maaf atas pelayanan oknum anggota yang kurang berkenan. Ia meminta Kasi Propam memproses anggota tersebut melalui tindakan disiplin dan kode etik, serta meminta Kabag Sumda memberikan sanksi mutasi dan demosi.

Ia juga meminta Kasat Lantas menemui warga yang sebelumnya mengaku dimintai uang dan menyatakan akan mengganti uang tersebut 10 kali lipat.

Menurut Luthfie, tindakan oknum tersebut tidak seharusnya terjadi, terlebih warga yang datang ke kepolisian dalam kondisi mengalami musibah. “Pelayanan kepolisian seharusnya membantu masyarakat dan tidak menambah beban yang sedang mereka hadapi,” ujarnya.

Ia juga meminta para Kasat untuk meningkatkan pengawasan di masing-masing satuan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Saya akan berikan hukuman keras betul, karena anak inilah yang mencederai rekan-rekan yang sudah berbuat baik, rekan-rekan yang sudah berjibaku memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Luthfie.

Kapolrestabes juga mengimbau masyarakat yang menemukan dugaan pungutan atau pelayanan serupa agar melaporkannya melalui DM Instagram Luthfie Sulistiawan dengan menyertakan bukti.

Ia menegaskan kejadian tersebut harus menjadi yang terakhir dan seluruh jajarannya harus menjaga komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Forum RKB Bahas Tantangan Lapas Banyuwangi: Overkapasitas hingga Dominasi Kasus Narkotika
AirNav Bantu Turbin Listrik untuk Warga Kampung Seling Banyuwangi
ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang
Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:20 WIB

Forum RKB Bahas Tantangan Lapas Banyuwangi: Overkapasitas hingga Dominasi Kasus Narkotika

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:10 WIB

AirNav Bantu Turbin Listrik untuk Warga Kampung Seling Banyuwangi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:02 WIB

ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Mangurai Antrean Pelabuhan Ketapang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari

Berita Terbaru