BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com – Gemuruh sholawat dan sorak takbir mengiringi ratusan kendaraan hias yang memadati jalanan Desa Rejoagung, Kecamatan Pesanggaran, Selasa (25/8/2026).
Sebanyak 215 unit mobil ikut serta dalam karnaval akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Sepanjang rute, mobil-mobil dihias megah dengan lampu, bendera, dan ornamen Islami. Anak-anak hingga orang tua di atas mobil melambaikan tangan sambil bersholawat, disambut antusias warga yang tumpah ruah di pinggir jalan.
Kehadiran Kapolsek Pesanggaran AKP Agus Hari Widodo, S.H. semakin menambah khidmat acara. Beliau tidak hanya memantau, tetapi juga memberikan materi singkat dan imbauan kepada peserta dan masyarakat.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan aman dan lancar. Ini bukti nyata kecintaan warga Pesanggaran kepada Nabi Muhammad SAW. Saya titip pesan, mari kita jadikan Maulid ini sebagai momentum untuk meneladani akhlak Nabi: jujur, amanah, dan peduli sesama,” ungkap AKP Agus Hari Widodo.
Lebih lanjut, Kapolsek juga mengimbau agar kegiatan keagamaan seperti ini terus dijaga dengan tetap mematuhi aturan.
“Saya himbau kepada seluruh peserta agar tetap menjaga ketertiban, tidak menggunakan knalpot brong, dan mengutamakan keselamatan saat berkendara. Mari kita tunjukkan bahwa umat Islam itu cinta damai,” tambahnya.
Untuk kelancaran acara, anggota Polsek Pesanggaran bersinergi dengan TNI, Banser, dan panitia disiagakan di sepanjang rute untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Hasilnya, karnaval berjalan tertib dan kondusif tanpa ada gangguan kamtibmas.
Usai karnaval, Kapolsek Pesanggaran bersama Forkopimcam, tokoh agama, Muslimat NU, dan Banser berfoto bersama sebagai simbol sinergitas dan kerukunan di wilayah Pesanggaran.
Karnaval Maulid seperti ini bukan hanya perayaan, tapi juga syiar. Pesan damai dan kebersamaan yang dibawa 215 mobil hias itu diharapkan menjadi teladan bagi generasi muda di Banyuwangi Selatan.
Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo












