Menkeu Purbaya Tegaskan Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2027 Rp240,2 Triliun Rupiah

- Redaktur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Jejaringindonesia.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pagu anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam RAPBN 2027 adalah sebesar Rp 240,2 triliun. 21 Agustus 2026.

Ia membantah angka Rp 480 triliun yang sempat beredar dan menyebut akan mengecek kembali bila ada kekeliruan pengetikan atau ketidaksesuaian data.

Penegasan itu disampaikan Purbaya usai muncul perdebatan di media sosial dan sorotan dari DPR RI terkait perbedaan angka dalam dokumen RAPBN 2027.

“Angka yang benar tetap Rp 240 triliun dan bukan dua kali lipat seperti yang sempat ramai dibicarakan,” ujar Purbaya.

DPR Soroti Perbedaan Data Sebelumnya, anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino menyoroti adanya selisih antara narasi pidato Presiden Prabowo dan lampiran nota keuangan.

Dalam narasi pidato, anggaran Badan Gizi Nasional disebut Rp 240 triliun. Namun di lampiran nota keuangan tertulis Rp 480 triliun.

Harris juga menyoroti perbedaan target pertumbuhan ekonomi 2027. Dalam pidato Presiden target disebut 6,0 persen, sedangkan dalam dokumen nota keuangan tertulis 5,9 persen.

Perbedaan itu, menurutnya, memunculkan pertanyaan soal angka mana yang paling tepat.

MBG Jadi Prioritas Belanja 2027.
Pemerintah sebelumnya memang menempatkan program MBG sebagai salah satu prioritas belanja negara.

Program ini masuk dalam dokumen RAPBN bersama sejumlah agenda lain yang terkait penguatan gizi dan perluasan jangkauan penerima manfaat.

Dengan pagu Rp 240,2 triliun, pemerintah menargetkan program MBG dapat menjangkau lebih banyak anak sekolah dan kelompok rentan di seluruh Indonesia.

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru