LPPNU Banyuwangi Dilantik, 1.000 Bibit Produktif Disiapkan untuk Petani

- Redaktur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, JejaringIndonesia.com — Pengurus Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Banyuwangi periode 2026–2030 resmi dikukuhkan dalam kegiatan yang dirangkai dengan penanaman bibit tanaman produktif di Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Menghijaukan Bumi, Memperkuat Ketahanan Pangan: Khidmah LPPNU untuk Banyuwangi”. Selain pelantikan pengurus, agenda juga diisi penanaman dan penyerahan secara simbolis bibit tanaman produktif yang ditujukan kepada kelompok tani dan masyarakat.

Sebanyak 1.000 bibit produktif disiapkan secara bertahap. Pada tahap awal, 500 bibit ditanam dan diserahkan secara simbolis, sedangkan 500 bibit lainnya direncanakan didistribusikan melalui LPPNU di tingkat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU).

Bibit yang disiapkan terdiri dari tanaman buah bernilai ekonomi, di antaranya 250 bibit alpukat dan 250 bibit durian jenis okulasi. Program tersebut merupakan bagian dari kolaborasi LPPNU Banyuwangi dengan Anggota Komisi IV DPR RI Sonny T. Danaparamita serta dukungan Kementerian Kehutanan melalui BPDAS.

Muhammad Yusuf yang terpilih sebagai Ketua LPPNU Banyuwangi periode 2026–2030 mengatakan, pihaknya menargetkan program distribusi bibit tersebut segera berjalan.

“Dalam waktu dekat, tiga bulan ini kami akan segera melaksanakan program bantuan 1.000 bibit selanjutnya,” ujar Yusuf.

Selain program bibit, LPPNU Banyuwangi juga menyiapkan dukungan sarana pertanian. Menurut Yusuf, pada Oktober mendatang pihaknya berencana membagikan tiga alat pertanian kepada tiga wilayah MWC NU, yakni Songgon, Singojuruh, dan Kabat.

“Kami mengharapkan warga Nahdliyin sampai akar rumput mendapat manfaat dari program-program pengurus LPPNU yang barusan dilantik,” katanya.

Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi H. Achmad Turmudzi menyampaikan ucapan selamat atas pengukuhan pengurus LPPNU. Ia berharap lembaga tersebut tidak hanya menjalankan kegiatan organisasi, tetapi juga aktif mendengar persoalan yang dihadapi petani.

Menurutnya, LPPNU perlu memberikan pendampingan dan membantu mencarikan solusi atas berbagai persoalan pertanian, termasuk yang berkaitan dengan pupuk dan harga hasil pertanian.

“Harapannya LPPNU mau mendengarkan keluhan petani, memberikan solusi, serta melakukan pendampingan terhadap problem yang ada pada para petani,” kata Achmad.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI Sonny T. Danaparamita menyatakan kesiapan untuk melanjutkan kolaborasi dengan LPPNU Banyuwangi. Ia menilai penguatan sektor pertanian harus diarahkan pada peningkatan kesejahteraan petani.

“Insyaallah saya siap berkolaborasi dengan teman-teman LPPNU karena pertanian itu tujuannya adalah suatu tatanan masyarakat yang gemah ripah loh jinawi,” ujar Sonny.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut sejalan dengan tujuan mewujudkan keadilan sosial dan meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia.

“Yang pasti kita punya tujuan yang sama agar petani di Indonesia sejahtera,” katanya.

Rangkaian kegiatan pelantikan juga mencakup santunan anak yatim, pembacaan surat keputusan, pengukuhan pengurus, serta penyerahan simbolis bibit tanaman produktif kepada LPPNU untuk selanjutnya disalurkan kepada kelompok tani.

LPPNU sendiri memiliki fokus kerja pada pengembangan sektor pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan, lingkungan hidup, serta ketahanan pangan. Melalui program penanaman tanaman produktif, lembaga tersebut diharapkan dapat ikut mendukung pemanfaatan lahan secara berkelanjutan sekaligus membuka potensi manfaat ekonomi bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru