Satlantas Polresta Banyuwangi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Banyuwangi Ethno Carnival 2026

- Redaktur

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com – Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan Banyuwangi Ethno Carnival 2026. Satuan Lalu Lintas Polresta Banyuwangi akan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa penutupan dan pengalihan arus di sejumlah ruas jalan protokol Kota Banyuwangi.

Kegiatan tahunan yang menjadi ikon pariwisata Banyuwangi ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 18 Juli 2026 pukul 10.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB.

“Kami akan melakukan penutupan sementara pada ruas jalan yang dilalui peserta carnival. Tujuannya untuk menjamin keamanan peserta, penonton, dan kelancaran arus lalu lintas,” kata Kasatlantas Polresta Banyuwangi melalui keterangan resmi, Kamis 17 Juli 2026.

Titik Penutupan dan Pengalihan berdasarkan peta rekayasa lalu lintas dari Satlantas Polresta Banyuwangi, ruas jalan yang menjadi rute BEC 2026 akan ditutup total selama kegiatan berlangsung. Kendaraan akan dialihkan ke jalur alternatif.

Jalur Alternatif yang Disiapkan
Dari Arah Jember menuju Surabaya
Pengendara dari Simpang

Patung Kuda diarahkan belok kiri ke Jl.Brawijaya, kemudian ke Jl. Gajah Mada, dilanjutkan Jl. Raden Wijaya. Selanjutnya belok kanan ke Jl. Argopuro hingga Pertigaan Sukowidi, lalu ambil kiri menuju arah Surabaya.

Dari Arah Surabaya menuju Jember.
Pengendara dari Pertigaan Sukowidi diarahkan belok kanan ke Jl. Argopuro, lalu belok kiri ke Jl. Raden Wijaya Jl.Gajah Mada Jl.Brawijaya. Dari Simpang 4 Patung Kuda kemudian belok kanan menuju arah Jember.

Untuk mengantisipasi kepadatan, Satlantas bersama panitia juga menyiapkan beberapa titik kantong parkir, antara lain.
“Area depan Hotel Blambangan.
Kawasan Timur Stasiun Sritanjung.
Pantai Wisata Boom”.

Masyarakat yang hendak menyaksikan BEC 2026 diimbau menggunakan kendaraan umum atau memarkir kendaraan di lokasi yang telah ditentukan.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan dan merencanakan perjalanan lebih awal agar tidak terlambat,” tambahnya.

 

Jurnalis: Boby Try
Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru