Pasca Ikrar Pemasyarakatan Bersih, Lapas Banyuwangi Gelar Razia Besar dan Tes Urin Massal

- Redaktur

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, JEJARING INDONESIA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi bergerak cepat menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas. Usai pelaksanaan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan, jajaran Lapas Banyuwangi langsung menggelar razia besar-besaran di kamar hunian warga binaan serta tes urin massal bagi warga binaan dan pegawai, Jumat.

Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat pengawasan sekaligus membuktikan bahwa deklarasi yang telah diucapkan bukan sekadar seremonial belaka. Razia dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan petugas gabungan yang menyisir setiap sudut kamar hunian guna memastikan tidak ada barang terlarang berada di dalam lingkungan lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuwangi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan pihaknya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Menurutnya, pemberantasan handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan harus dilakukan secara konsisten dan tanpa kompromi.

“Setelah pelaksanaan ikrar, kami langsung bergerak cepat melakukan tindakan nyata. Razia dan tes urin ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk memastikan Lapas Banyuwangi benar-benar bersih dari barang terlarang maupun penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan razia, petugas melakukan pemeriksaan secara detail terhadap barang-barang milik warga binaan. Sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban turut diamankan untuk kemudian didata serta ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku. Sementara itu, tes urin dilakukan secara acak terhadap warga binaan dan pegawai guna memastikan tidak adanya penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

Pelaksanaan tes urin tersebut juga menjadi bagian dari upaya deteksi dini yang selama ini terus digencarkan oleh Lapas Banyuwangi. Dengan pengawasan ketat dan pemeriksaan berkala, pihak lapas berharap mampu meminimalisasi potensi pelanggaran sekaligus menjaga integritas seluruh jajaran.

Suasana razia berlangsung tertib dengan pengawalan ketat dari petugas. Warga binaan pun diminta tetap kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung. Selain sebagai bentuk penegakan disiplin, kegiatan ini juga menjadi pesan tegas bahwa pihak lapas tidak akan memberi ruang terhadap segala bentuk pelanggaran hukum di dalam lingkungan pemasyarakatan.

Lapas Banyuwangi selama ini terus memperkuat berbagai langkah preventif untuk menjaga keamanan, mulai dari peningkatan pengawasan, kontrol rutin kamar hunian, hingga penguatan sinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait. Langkah tersebut dilakukan demi menciptakan lapas yang aman, bersih, dan bebas dari praktik-praktik ilegal.

Tak hanya fokus pada pengawasan, Lapas Banyuwangi juga terus mengedepankan program pembinaan bagi warga binaan agar dapat menjalani masa pidana dengan baik dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih positif. Pihak lapas meyakini bahwa lingkungan yang bersih dan kondusif menjadi faktor penting dalam keberhasilan proses pembinaan.

Dengan pelaksanaan razia dan tes urin massal ini, Lapas Kelas IIA Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Pemasyarakatan Bersih serta perang terhadap handphone ilegal, narkoba, dan penipuan. Langkah cepat tersebut sekaligus menjadi bukti nyata bahwa integritas dan keamanan tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

 

Jurnalis: Boby Try

Editor: Diky Prasetyo

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru