Dampingi Korban Dugaan Pungli Stan PKL Alun-Alun Batu, Kuasa Hukum Tunjukkan Bukti Kuasa

- Redaktur

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATU, JEJARING INDONESIA – Kasus dugaan pungutan liar (pungli) terkait jual beli stan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Alun-Alun Kota Batu memasuki babak baru.

Tim kuasa hukum dari sejumlah pedagang yang menjadi korban, Suwito Joyonegoro, S.H., M.H. dan Bagas Dwi Wicaksono, S.H., secara resmi menunjukkan surat kuasa pendampingan hukum untuk mengawal proses hukum para kliennya pada Jumat (8/5/2026).

Langkah ini diambil setelah adanya keresahan dari para pedagang di Pasar Laron dan sekitar Alun-Alun yang merasa diperas oleh oknum tertentu dengan modus jual beli lokasi berjualan, para pedagang dilaporkan telah menyerahkan sejumlah bukti, termasuk bukti transfer uang, kepada pihak kepolisian sebagai penguat laporan.Fokus Pendampingan Hukum.

Dalam keterangannya, Bagas Dwi Wicaksono menegaskan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk memastikan hak-hak hukum para pedagang terlindungi dan kasus ini diusut tuntas oleh aparat penegak hukum.”Kami mendampingi para pedagang yang merasa dirugikan oleh praktik-praktik yang tidak sesuai aturan di Alun-Alun. Surat kuasa ini menjadi landasan formal kami untuk melangkah lebih jauh dalam proses penyidikan,” ungkap perwakilan tim kuasa hukum tersebut.

Penyelidikan Polres BatuSementara itu, pihak Satreskrim Polres Batu melalui Unit Tipikor telah mengonfirmasi bahwa mereka tengah melakukan penyelidikan intensif terkait perkara ini. Menurut laporan Kabar Terdepan, polisi telah memanggil sejumlah saksi dan mengumpulkan data-data untuk mendalami unsur pidana dalam praktik dugaan pungli di Pasar Laron Alun-Alun Kota Batu tersebut.

Hingga saat ini, proses hukum masih terus bergulir dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi tambahan guna memperkuat alat bukti sebelum masuk ke tahap penyidikan lebih lanjut. Masyarakat berharap ketegasan dari pihak berwenang agar kawasan ikonik Kota Batu tersebut bersih dari praktik premanisme dan pungutan ilegal.

 

Jurnalis: Ria

Editor: Diky Prasetyo 

Berita Terkait

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat
Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi
Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar
Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah
Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk
Polsek Muncar Gelar Patroli Blue Light, Antisipasi 3C dan Jaga Kamtibmas Malam Hari
Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Silaturahmi Erat, KKSSI Dumai Barat Perkuat Sinergi Bersama Camat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Janji Wali Kota Dumai Direalisasikan, Relawan P3 Akhirnya Dapat Penanganan Dokter Gigi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Soal Polemik Bau Limbah Kotoran Sapi yang Diolah jadi Biogas, Satreskrim Polres Masih Tunggu Hasil Sampel Keluar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Golkar Tulungagung Sambut Positif Pelantikan M. Sarmuji Jadi Menperin: Sangat Layak dan Paham Akar Masalah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Maling Gas Melon Beraksi di Sumberayu Muncar, Terekam CCTV Sebelum Gondol Tabung dan Perangkat CCTV – Polisi: Belum Ada Laporan Masuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Maling Bobol Warung di Sumberayu Muncar, Polisi Sebut Belum Ada Laporan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Panjatkan Doa dan Suarakan Keadilan di Balai Kota

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Kronologi Toko Ogan Terbakar di Kota Malang, Seorang Pria Sempat Terjebak di Dalam Bangunan

Berita Terbaru