{"id":4171,"date":"2026-08-27T05:41:29","date_gmt":"2026-08-27T05:41:29","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/?p=4171"},"modified":"2026-08-27T05:41:29","modified_gmt":"2026-08-27T05:41:29","slug":"kkn-umm-kelompok-170-tingkatkan-visibilitas-jalan-desa-argotirto-sumawe","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/?p=4171","title":{"rendered":"KKN UMM Kelompok 170 Tingkatkan Visibilitas Jalan Desa Argotirto Sumawe"},"content":{"rendered":"<p><strong><em>Malang, Jejaringindonesia.com<\/em><\/strong> &#8211; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 170 melalui program JANDA (Jalan Aman Desa) Argotirto Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang, pada tanggal 11 dan 18 Agustus 2026.<\/p>\n<p>Program tersebut salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam merespons kondisi jalan desa yang memiliki karakteristik tikungan tajam dan kontur menurun serta membutuhkan peningkatan visibilitas pada malam hari.<\/p>\n<p>Untuk pemasangan yang dipilih, berdasarkan hasil pengamatan mahasiswa dan dibantu oleh masyarakat setempat yaitu jalan jalan yang memiliki tikungan cukup tajam dengan kontur jalan menurun.<\/p>\n<p>Dan itu menjadi tantangan bagi pengguna jalan, terutama ketika melintas pada malam hari dengan visibilitas yang terbatas. Kurangnya penanda visual pada ruas jalan disitu juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan tunggal akibat pengguna jalan terlambat mengenali arah dan kondisi tikungan.<\/p>\n<p>Dengan fenomena itu, KKN UMM Kelompok 170 menghadirkan program JANDA sebagai sebuah solusi sederhana yang berfokus pada peningkatan visibilitas pengguna jalan. Program ini diwujudkan melalui pemasangan reflektor yang memanfaatkan pantulan cahaya lampu kendaraan sebagai penanda visual tambahan bagi pengendara yang melintasi jalan pada malam hari.<\/p>\n<p>Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menggunakan pipa PVC berdiameter 3 inci dengan panjang 1,5 meter sebagai media pemasangan reflektor. Sebanyak 12 pasang reflektor dipasang di Dusun Sumberbende RW 11 dan 13 pasang reflektor dipasang Dusun Wonorejo RW 16. Reflektor menggunakan reflective tape ODM yang mampu memantulkan cahaya ketika terkena sorotan lampu kendaraan.<\/p>\n<p>Selvi Pratiwi, penanggung kegiatan menjelaskan, program itu dirancang berdasarkan kondisi nyata yang ditemukan mahasiswa selama melakukan pengamatan di wilayah desa.<\/p>\n<p>&#8220;Program JANDA kami hadirkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi jalan desa, khususnya pada titik yang memiliki tikungan tajam dan kontur menurun. Kami melihat bahwa visibilitas pengguna jalan pada malam hari perlu mendapatkan perhatian, sehingga kami mencoba menghadirkan solusi sederhana melalui pemasangan reflektor&#8221;, jelas Selvi.<\/p>\n<p>Dikatakannya, pemasangan reflektor itu dilaksanakan secara bersama-sama oleh seluruh anggota KKN UMM Kelompok 170 dibawah bimbingan DPL Rindya Ferry Indrawan, S.Pi., M.P.<\/p>\n<p>Selain menjadi bagian dari pelaksanaan program kerja KKN, kegiatan ini juga menjadi bentuk penerapan solusi sederhana berbasis kondisi lingkungan yang ditemukan mahasiswa di lapangan.<\/p>\n<p>Seusai pemasangan dilakukan, reflektor yang dapat terlihat ketika terkena pantulan cahaya dari lampu kendaraan.<\/p>\n<p>Pantulan tersebut memberikan penanda visual tambahan bagi pengguna jalan sehingga keberadaan tikungan dan arah jalan dapat lebih mudah dikenali ketika melintas pada malam hari.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Desa Argotirto, H. Achmad Sholeh, S.H., menyampaikan terimakasih atas program kerja yang telah dilaksanakan oleh adik-adik KKN, khususnya program penandaan jalan melalui pemasangan reflektor.<\/p>\n<p>Program ini, lanjut dia sangat membantu, terutama dalam meningkatkan keamanan dan keselamatan lalu lintas. Mengingat kondisi jalan di desa Argotirto masih minim pencahayaan dan belum seluruhnya dilengkapi lampu penerangan jalan.<\/p>\n<p>Keberadaan tanda-tanda reflektor, sambung Ahmad Sholeh sangat bermanfaat bagi para pengguna jalan.<\/p>\n<p>&#8220;Menurut saya, program ini sangat baik, positif, dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.\u201d, ucapnya.<\/p>\n<p>Lebih jauh, Ahmad Sholeh menjelaskan, program JANDA diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam meningkatkan visibilitas pengguna jalan, tetapi juga menjadi contoh bahwa persoalan sederhana di lingkungan masyarakat dapat direspons melalui inovasi yang sederhana dan mudah diterapkan.<\/p>\n<p>Dan pemanfaatan pipa PVC dan reflective tape menjadi salah satu upaya mahasiswa untuk menghasilkan sarana penanda jalan yang dapat mendukung kondisi keselamatan pengguna jalan.<\/p>\n<p>Melalui program tersebut, KKN UMM Kelompok 170 berupaya menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Argotirto.<\/p>\n<p>Pemasangan reflektor diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan perhatian terhadap aspek keselamatan infrastruktur jalan, khususnya pada titik-titik jalan yang memiliki karakteristik berkelok, menurun, dan memiliki keterbatasan visibilitas pada malam hari.<\/p>\n<p>Program JANDA juga diharapkan dapat terus dikembangkan dengan mengidentifikasi titik-titik lain yang memiliki kebutuhan serupa. Dengan demikian, inovasi sederhana yang diinisiasi mahasiswa KKN dapat memberikan manfaat berkelanjutan serta mendukung terciptanya lingkungan jalan desa yang lebih aman dan mudah dikenali oleh masyarakat.<\/p>\n<p><strong><em>Jurnalis: H. Mansyur<\/em><\/strong><br \/>\n<strong><em>Editor: Diky Prasetyo<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Malang, Jejaringindonesia.com &#8211; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 170 melalui program JANDA (Jalan Aman Desa) Argotirto Kecamatan Sumbermanjing Wetan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4172,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[48,46],"tags":[],"class_list":["post-4171","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-pemerintahan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4171","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4171"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4171\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4173,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4171\/revisions\/4173"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4172"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4171"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4171"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4171"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}