{"id":3508,"date":"2026-08-08T12:36:30","date_gmt":"2026-08-08T12:36:30","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/?p=3508"},"modified":"2026-08-08T12:36:30","modified_gmt":"2026-08-08T12:36:30","slug":"lahan-bekas-tempat-pembuangan-akhir-tpa-kini-disulap-menjadi-bangunan-koperasi-desa-kelurahan-merah-putih-kdkmp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/?p=3508","title":{"rendered":"Lahan Bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Kini Disulap Menjadi Bangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)"},"content":{"rendered":"<p><strong><em>Banyuwangi, Jejaringindonesia.com &#8211;<\/em><\/strong> Pemandangan di lahan bekas tempat pembuangan akhir (TPA) Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, kini berubah. Area yang sempat menjadi lokasi penumpukan sampah tersebut tengah disulap menjadi bangunan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).<\/p>\n<p>Pembangunan koperasi yang dimulai sekitar tiga bulan lalu itu kini memasuki tahap akhir. Progresnya telah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan segera siap difungsikan setelah seluruh pekerjaan finishing rampung.<\/p>\n<p>Dari pantauan Radar Banyuwangi di lokasi, Kamis (6\/8), bangunan utama KDKMP telah berdiri. Sejumlah pekerja masih menyelesaikan beberapa bagian bangunan, mulai pemasangan atap, pengerjaan interior, hingga pengecatan.<\/p>\n<p>Lurah Bulusan Arief Rahman Hakim mengatakan, pembangunan KDKMP terus dikebut. Saat ini pekerjaan tinggal menyelesaikan sejumlah bagian akhir sebelum bangunan dapat digunakan.<\/p>\n<p>\u201cKurang lebih sudah tiga bulan dikerjakan. Sekarang progresnya sudah sekitar 90 persen, tinggal pekerjaan finishing seperti pemasangan atap dan pengecatan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Pemilihan lokasi pembangunan KDKMP bukan tanpa alasan. Kelurahan Bulusan tidak memiliki aset tanah sendiri yang dapat digunakan untuk pembangunan kantor koperasi.<\/p>\n<p>Karena itu, lahan bekas TPA yang merupakan aset milik Pemkab Banyuwangi dipilih sebagai lokasi pembangunan.<\/p>\n<p>\u201cKelurahan Bulusan memang tidak memiliki aset tanah sendiri. Kami memanfaatkan lahan bekas TPA yang merupakan aset milik Pemkab Banyuwangi,\u201d kata Arief.<br \/>\nPada Sabtu 8 Agustus 2026.<\/p>\n<p>Pemanfaatan lahan tersebut sekaligus mengubah fungsi area yang sebelumnya digunakan sebagai tempat pembuangan sampah menjadi fasilitas yang diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.<\/p>\n<p>Lahan tersebut bukan lagi kawasan operasional TPA. Aktivitas pembuangan sampah telah dihentikan sejak 2018.<\/p>\n<p>Arief menjelaskan, penutupan TPA dilakukan setelah kapasitas penampungan sampah semakin penuh. Kondisi tersebut sempat memicu keluhan warga sekitar karena menimbulkan bau tidak sedap.<\/p>\n<p>Seiring penutupan tersebut, lahan bekas TPA kemudian tidak lagi digunakan untuk aktivitas pembuangan sampah.<\/p>\n<p>Kini, area tersebut kembali dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas baru. Bangunan KDKMP yang hampir rampung menjadi wajah baru lahan yang sebelumnya identik dengan aktivitas pembuangan sampah.<\/p>\n<p>\u201cTPA ini sudah ditutup sejak 2018 setelah ada keluhan warga akibat sampah yang overload dan menimbulkan bau. Tahun ini lahannya dimanfaatkan untuk pembangunan KDKMP,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong><em>Jurnalis: Boby Try<\/em><\/strong><br \/>\n<strong><em>Editor: Diky Prasetyo<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyuwangi, Jejaringindonesia.com &#8211; Pemandangan di lahan bekas tempat pembuangan akhir (TPA) Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, kini berubah. Area yang sempat menjadi lokasi penumpukan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3509,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[48,46],"tags":[],"class_list":["post-3508","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-pemerintahan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3508","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3508"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3508\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3510,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3508\/revisions\/3510"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3509"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3508"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3508"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3508"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}