{"id":3267,"date":"2026-07-31T14:39:38","date_gmt":"2026-07-31T14:39:38","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/?p=3267"},"modified":"2026-07-31T14:39:38","modified_gmt":"2026-07-31T14:39:38","slug":"lama-alami-kerusakan-perhutani-kph-banyuwangi-selatan-serahkan-bantuan-tjsl-guna-perbaikan-jalan-di-siliragung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/?p=3267","title":{"rendered":"Lama Alami Kerusakan, Perhutani KPH Banyuwangi Selatan Serahkan Bantuan TJSL Guna Perbaikan Jalan di Siliragung"},"content":{"rendered":"<p><strong><em>Banyuwangi, Jejaringindonesia.com<\/em><\/strong> &#8211; Perum Perhutani Pusat melalui Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar hutan. Pada Jumat 31 Juli 2026, Perhutani menyerahkan bantuan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp 25 juta kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Seneporejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi.<\/p>\n<p>Penyerahan bantuan yang berlangsung di Kantor Desa Seneporejo ini dialokasikan khusus untuk perbaikan akses jalan masyarakat di Dusun Silirkrombang. Jalan tersebut diketahui telah lama rusak dan membutuhkan perbaikan guna meningkatkan aksesibilitas serta memperlancar aktivitas perekonomian, pendidikan, kesehatan, pertanian, perkebunan, hingga sektor kehutanan. Selain itu, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus menjaga kondusivitas warga di sekitar kawasan hutan.<\/p>\n<p>Bantuan diserahkan secara langsung oleh Administratur\/KKPH Banyuwangi Selatan, Yana Herdiana, dan disaksikan oleh perwakilan Pemerintah Kecamatan Siliragung, perwakilan BPKAD, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), serta perwakilan warga Desa Seneporejo.<\/p>\n<p>Dalam kesempatannya, Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Yana Herdiana, menjelaskan bahwa penyaluran dana TJSL ini merupakan wujud nyata komitmen BUMN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.<\/p>\n<p>&#8220;Penyaluran bantuan ini adalah implementasi dari program TJSL BUMN sebagaimana diamanahkan dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-01\/MBU\/03\/2023 tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan BUMN,&#8221; ujar Yana.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, program TJSL bertujuan memberikan kemanfaatan nyata bagi pembangunan sarana infrastruktur, sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat sekitar perusahaan.<\/p>\n<p>&#8220;Kami berharap bantuan ini dapat dioptimalkan dengan baik. Semoga perbaikan jalan ini membawa keberkahan, kenyamanan, dan kelancaran bagi masyarakat yang melintas. Perhutani selalu peduli terhadap aktivitas keseharian warga di sekitar kawasan hutan,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Desa Seneporejo, Markus Adianto, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas sinergi serta kepedulian Perhutani terhadap desanya.<\/p>\n<p>&#8220;Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan warga sekitar hutan. Akses jalan ini merupakan urat nadi perekonomian, penunjang aktivitas anak-anak sekolah, hingga para petani hutan atau LMDH yang bermitra dengan Perhutani. Kami akan memanfaatkannya secara optimal,&#8221; ungkap Markus.<\/p>\n<p>Sebagai bentuk timbal balik, Pemdes Seneporejo menyatakan komitmennya untuk terus menjaga dan melestarikan kawasan hutan di wilayah mereka.<\/p>\n<p>&#8220;Kami siap turut serta menjaga kelestarian hutan dan lingkungan. Semoga Perhutani ke depan semakin eksis, sejahtera, dan terus melestarikan kawasan hutan, serta dapat kembali menyalurkan program-program bantuan lainnya di masa mendatang,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p><strong><em>Jurnalis: Boby Try<\/em><\/strong><br \/>\n<strong><em>Editor: Diky Prasetyo<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyuwangi, Jejaringindonesia.com &#8211; Perum Perhutani Pusat melalui Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar hutan. Pada Jumat 31&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3268,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[48,81,42,46],"tags":[],"class_list":["post-3267","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah","category-kepolisian","category-pemerintahan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3267","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3267"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3267\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3269,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3267\/revisions\/3269"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3268"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3267"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3267"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3267"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}