{"id":3090,"date":"2026-07-25T03:00:54","date_gmt":"2026-07-25T03:00:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/?p=3090"},"modified":"2026-07-25T03:00:54","modified_gmt":"2026-07-25T03:00:54","slug":"masuk-musim-angin-timur-satpolairud-polresta-banyuwangi-keluarkan-peringatan-cuaca-di-perairan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/?p=3090","title":{"rendered":"Masuk Musim Angin Timur, Satpolairud Polresta Banyuwangi Keluarkan Peringatan Cuaca di Perairan"},"content":{"rendered":"<p><strong><em>BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com<\/em> <\/strong>\u2013 Memasuki musim angin timur, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Banyuwangi mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat pesisir, nelayan, operator kapal, dan pelaku wisata bahari.<\/p>\n<p>Kasat Polairud Polresta Banyuwangi KOMPOL MUCHAMMAD WAHYUDI, A.Md., S.H. mengimbau seluruh pengguna laut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk dan gelombang tinggi.<\/p>\n<p>&#8220;Keselamatan di laut tanggung jawab kita bersama. Jangan paksakan melaut jika kondisi cuaca tidak memungkinkan,&#8221; tegas Kompol Wahyudi.<\/p>\n<p>Satpolairud merinci 5 poin penting yang harus dipatuhi,<br \/>\nNelayan dan Kapal Kecil diminta menunda aktivitas melaut apabila cuaca tidak mendukung dan gelombang tinggi.<\/p>\n<p>Operator Kapal Penumpang dan Wisata wajib memastikan seluruh prosedur keselamatan dipenuhi dan mengutamakan keselamatan penumpang, Masyarakat Umum agar menghindari aktivitas di laut untuk sementara.<\/p>\n<p>Pihaknya juga mengingatkan masyarakat untuk segera melapor melalui Call Center 110 yang melayani 24 jam apabila menemukan keadaan darurat atau membutuhkan bantuan di perairan.<\/p>\n<p><strong><em>Jurnalis: Boby Try<\/em><\/strong><br \/>\n<strong><em>Editor: Diky Prasetyo<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANYUWANGI, Jejaringindonesia.com \u2013 Memasuki musim angin timur, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Banyuwangi mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat pesisir, nelayan, operator kapal,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3092,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[48,42],"tags":[],"class_list":["post-3090","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-kepolisian"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3090","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3090"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3090\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3093,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3090\/revisions\/3093"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3092"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3090"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3090"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3090"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}