{"id":2877,"date":"2026-07-16T06:43:35","date_gmt":"2026-07-16T06:43:35","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/?p=2877"},"modified":"2026-07-16T06:43:35","modified_gmt":"2026-07-16T06:43:35","slug":"tim-sar-gabungan-lanjutkan-pencarian-hari-kedua-korban-terseret-ombak-di-pantai-pulau-merah-banyuwangi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/?p=2877","title":{"rendered":"Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Hari Kedua Korban Terseret Ombak di Pantai Pulau Merah Banyuwangi"},"content":{"rendered":"<p><strong><em>Banyuwangi, Jejaringindonesia.com &#8211; <\/em><\/strong>Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian pada hari kedua terhadap seorang pemanah ikan yang dilaporkan terseret ombak di kawasan Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.<\/p>\n<p>Operasi dimulai sejak pukul 07:00 WIB diawali dengan briefing seluruh unsur SAR guna menyusun strategi pencarian yang efektif sesuai kondisi lapangan.<br \/>\nPada operasi hari kedua ini, pencarian dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).<\/p>\n<p>SRU 1 melaksanakan pencarian visual di atas permukaan laut menggunakan satu unit perahu karet Basarnas dengan pola Parallel Search Pattern pada area seluas sekitar 5,5 nautical mile.<\/p>\n<p>Sementara itu, SRU 2 melakukan pencarian udara menggunakan drone thermal untuk menyisir area seluas 1,1 nautical mile.<\/p>\n<p>Adapun SRU 3 melakukan penyisiran secara visual di sepanjang pesisir Pantai Pulau Merah ke arah barat sejauh 5,52 kilometer dengan pola Visual Track Line.<\/p>\n<p>Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Muhammad Jafar Sodiq (35), warga Dusun Sukorejo RT 02 RW 03, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi.<\/p>\n<p>Hingga pelaksanaan operasi hari kedua, korban masih berstatus dalam pencarian.<br \/>\nOperasi SAR melibatkan sinergi berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Basarnas Banyuwangi, BPBD Kabupaten Banyuwangi, Polsek Pesanggaran, Koramil Pesanggaran,<\/p>\n<p>Satpolairud Polres Banyuwangi, Life Guard Pulau Merah, Damkar Kabupaten Banyuwangi, Barak Rescue, RAPI, BSI, serta masyarakat setempat.<\/p>\n<p>Berbagai peralatan utama dikerahkan, meliputi rescue car, perahu karet beserta mesin tempel, peralatan water rescue, peralatan medis, perangkat komunikasi, serta drone thermal untuk mendukung efektivitas pencarian.<\/p>\n<p>Kondisi cuaca selama operasi terpantau cerah dengan kecepatan angin sekitar 13 km\/jam dari arah barat daya dan tinggi gelombang berkisar antara 1,5 hingga 2 meter.<br \/>\nMeski kondisi laut cukup menantang, seluruh tim tetap mengedepankan aspek keselamatan personel selama pelaksanaan operasi.<\/p>\n<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan bahwa seluruh unsur SAR akan terus berupaya maksimal dalam proses pencarian dengan memanfaatkan seluruh potensi yang tersedia.<\/p>\n<p>&#8220;Memasuki hari kedua operasi, kami terus mengoptimalkan pencarian melalui penyisiran di laut, udara, maupun sepanjang garis pantai.<\/p>\n<p>Sinergi seluruh unsur SAR menjadi kekuatan utama dalam operasi ini. Kami berharap korban dapat segera ditemukan, dan kami juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi gelombang sedang tinggi,&#8221; ujar I Made Oka Astawa.<\/p>\n<p>Basarnas Banyuwangi mengapresiasi dukungan seluruh instansi dan masyarakat yang terlibat dalam operasi pencarian.<\/p>\n<p>Operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan evaluasi berkala menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan hingga korban berhasil ditemukan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong><em>Jurnalis: Boby Try<\/em><\/strong><br \/>\n<strong><em>Editor: Diky Prasetyo<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyuwangi, Jejaringindonesia.com &#8211; Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian pada hari kedua terhadap seorang pemanah ikan yang dilaporkan terseret ombak di kawasan Pantai&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2879,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[48,42,66,67],"tags":[],"class_list":["post-2877","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-kepolisian","category-musibah","category-orang-hilang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2877","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2877"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2877\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2880,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2877\/revisions\/2880"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2879"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2877"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2877"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jejaringindonesia.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2877"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}